Telko.id – Telkomsel mengumumkan penunjukan Mia Melinda sebagai Chief Executive Officer (CEO) Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), yang merupakan anak perusahaan Telkomsel di bidang investasi.

Penunjukan tersebut merupakan keberlanjutan dari strategi perusahaan melalui TMI yang berkomitmen untuk menemukan dan mengembangkan potensi perusahaan perintis (startup) yang dapat mendorong penguatan portofolio bisnis Telkomsel di sektor digital dengan membangun synergy value bersama kekuatan aset dari Telkomsel.

Dalam peran barunya tersebut, Telkomsel berharap Mia Melinda dapat fokus memimpin dan mengembangkan TMI, yang sebelumnya telah menjadi salah satu dari 10 VC teraktif di Indonesia (dari DailySocial) dan merupakan 1 dari 5 Corporate Venture Capital terbaik di Asia Tenggara (GPCA).

Mia Melinda memiliki pengalaman selama lebih dari 20 tahun di industri profesional yang berfokus pada bidang teknologi, data analitik, dan bisnis digital, yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah untuk terus mendorong misi TMI di Indonesia.

Bergabung dengan Telkomsel sejak tahun 2000, Mia telah dipercaya untuk menduduki posisi kepemimpinan di berbagai divisi yang ada di Telkomsel, termasuk di bidang Procurement, Corporate Strategy Development, Digital Lifestyle, Data Solution, dan Big Data Insight Business.

Di bawah kepemimpinannya sebagai Vice President Data Solution di Telkomsel sejak tahun 2018, Mia Melinda juga menjadi salah satu sosok penting dibalik kesuksesan peluncuran solusi Telkomsel Mobile Consumer Insight (MSIGHT) untuk membantu lembaga pemerintah dan sektor industri mengelola potensi bisnis big data. Mia Melinda sendiri telah resmi dipercaya memimpin TMI mulai Juni 2022.

“Penunjukan Mia Melinda yang selama ini telah menjadi bagian dari Telkomsel diharapkan dapat lebih memperkuat synergy value Telkomsel melalui TMI bersama dengan para pelaku Startup,” kataHendri Mulya Syam, Direktur Utama Telkomsel.

Hendri optimis kehadiran Mia Melinda akan semakin memperkuat posisi dan langkah Telkomsel Mitra Inovasi dalam menjalin kolaborasi dengan para pelaku startup melalui sejumlah investasi strategis yang sekaligus mempertegas peta jalan transformasi Telkomsel selaku induk usaha TMI untuk memperkuat portofolio bisnis di sektor digital, yang diharapkan juga semakin mendorong pemberdayaan startup untuk memperkuat ekosistem digital nasional.

“Sejalan dengan komitmen TMI yang ingin terus menjalin kemitraan dengan startup untuk berinovasi. Saya juga akan berperan aktif sebagai mitra yang membantu ekosistem startup tanah air bertumbuh dengan lebih cepat, melalui pemanfaatan akses teknologi, jaringan, pelanggan, big data, dan berbagai aset yang dimiliki Telkomsel,” ungkap Mia.

Telkomsel berharap kepemimpinan Mia Melinda di TMI akan semakin memperkuat pendanaan dan kolaborasi strategis dengan berbagai startup tanah air dan regional yang berada di bawah naungan TMI, seperti Kredivo, SiCepat, Evermos, PrivyID, Halodoc, Feedloop, EVOS, TADA, dan Inspigo. Ke depannya, TMI memilik target investasi yang lebih besar pada startup yang dapat menghadirkan solusi masa depan bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik. 

Sebagai salah satu perusahaan investasi terdepan di Indonesia yang aktif dalam pendanaan startup, TMI akan terus bekerja sama dengan Telkomsel untuk secara konsisten menjadikan kolaborasi dengan para Startup dalam mengembangkan perusahaan di tengah iklim industri telekomunikasi yang semakin dinamis.

Dalam upaya menjalankan investasi strategis, TMI menargetkan dapat berkolaborasi dengan pelaku startup yang berpotensi bertumbuh dengan cepat, mempunyai nilai sinergi dan masa depan perusahaan untuk memperluas potensi solusi produk digital Telkomsel dan Telkom Group. Pendanaan dan sinergi dengan startup di bawah naungan TMI diharapkan dapat menghadirkan berbagai solusi dan inovasi produk serta layanan bagi masyarakat. 

“Industri Startup saat ini memang sedang berada dalam masa yang cukup menantang. Namun, TMI tetap optimis dengan masa depan industri startup yang sangat menjanjikan. TMI akan lebih agresif dengan berbagai peluang kolaborasi, pendanaan, dan pemberdayaan para pelaku startup,” ujarMia Melinda.

Ia pun percaya startup dengan fundamental model bisnis yang solid, memiliki rencana path to profitability yang jelas dan proposisi nilai yang unik akan menjadi nilai tarik tersendiri bagi para calon investor maupun perusahaan investasi seperti TMI. (Icha)

Artikel ini bersumber dari telko.id.