DJI baru saja meluncurkan drone terbaru mereka dengan nama DJI Avata. Drone ini dirancang untuk menghadirkan penerbangan first-person-view (FPV).

DJI telah mengumumkan seri drone terbaru mereka dengan nama Avata, yang dirancang untuk menghadirkan penerbangan first-person-view (FPV). DJI mengatakan dengan kompak pada Avata dibuat untuk kecepatan dan kelincahan, bobotnya hanya 410 gram meskipun dilengkapi dengan pelindung baling-baling.

Kamera yang dimiliki drone tersebut beresolusi 48 MP, dan memiliki ukuran sensor 1/1,7 inci. Ukuran sensor ini sama seperti yang ditemukan di Huawei P20 Pro, Canon G10, atau Pentax Q7. Dengan sensor itu, Avata dapat menghasilkan video 4K 60p atau berbagai resolusi dan frame rate lainnya seperti 2,7K pada 60, 100, atau 120 fps. Lensa kameranya menghadirkan sudut pandang 155 derajat agar dapat merekam lebih lebar.

Dilansir dari PetaPixel (26/8), dapat terbang hingga 18 menit dalam satu kali pengisian baterai. Drone ini juga dilengkapi dengan beberapa fitur keselamatan. Selain pelindung baling-baling, Avata menggunakan sistem geofencing GEO 2.0 dari DJI untuk memberi tahun pilot tentang pembatasan wilayah udara dan potensi bahaya, dan untuk secara otomatis mencegah drone terbang di dekat lokasi berisiko tinggi tertentu, seperti bandara.

DJI Avata juga dilengkapi sistem receiver AirSense ADS-B DJI untuk memperingatkan pilot drone ketika pesawat terbang atau helikopter berada di dekatnya dan mentransmisikan sinyal AeroScope DJI untuk membantu pihak berwenang memantau drone di lokasi sensitif.

Drone ini dilengkapi dengan Infrared Sensing System dan Downward Vision System dengan dua kamera. DJI mengatakan ini membantu perangkat mempertahankan posisinya, melayang lebih tepat, terbang di dalam ruangan atau di lingkungan lain di mana navigasi satelit tidak tersedia, dan mengidentifikasi area seperti perairan yang tidak cocok untuk mendarat.

Selain Avata, DJI juga mengumumkan Goggles 2. DJI menyebutnya sebagai headset video generasi berikutnya yang menawarkan ukuran lebih kecil, lebih ringan, dan lebih nyaman. Goggles 2 menampilkan layar micro-OLED yang lebih jernih dengan dioptri yang dapat disesuaikan dan panel sentuh intuitif di samping yang memungkinkan pilot mengontrol pengaturannya dengan satu tangan.

DJI menjual drone Avatar dengan harga USD629 (Rp9,3 juta) tanpa remote control, motion controller, atau Google. Opsi dengan harga terendah ini hadir untuk mereka yang sudah memiliki cara yang kompatibel untuk mengontrol drone. Bagi mereka yang memulai dari awal, DJI memiliki kombinasi berbeda, termasuk opsi USD1.388 (Rp20,6 juta) yang mencakup Avata, DJI Goggles 2, dan DJI Motion Controller.


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.