Jakarta (ANTARA) – Puluhan ribu orang dari berbagai latar belakang agama dan budaya mengikuti kirab Merah Putih sepanjang 1.700 meter yang dimulai dari Monas lalu ke Bundaran HI, Jakarta, Minggu.

Kirab kebangsaan diikuti oleh lintas agama, pelajar, pemuda, instansi pemerintah, santri, TNI-POLRI, hingga berbagai organisasi masyarakat.

Kirab Merah Putih merupakan acara kebudayaan dan berkesenian dalam keberagaman yang bertujuan meningkatkan persatuan dan kesatuan. Acara ini juga diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT Ke-77 RI.

Baca juga: Presiden Jokowi lepas Kirab Merah Putih dari depan Istana Merdeka

Tampak rombongan marching band memimpin iring-iringan kirab budaya. Sejumlah rombongan tampak mengenakan pakaian adat daerah, pakaian santri, hingga baju bertuliskan Kirab Merah Putih.

Ketika tiba di Bundaran HI sekitar pukul 8.15 WIB rombongan pengirab bendera mengelilingi Bundaran HI, kemudian menyanyikan lagu Indonesia raya bersama-sama. Rombongan kirab juga membaur dengan para peserta car free day yang memenuhi Bundaran HI.

Kemudian acara di Bundaran HI dilanjutkan dengan tausiyah kebangsaan dan ikrar oleh Habib Luthfi bin Yahya, pidato oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta pembacaan doa oleh para tokoh agama.

Baca juga: Presiden dan Kapolri hadiri Kirab Merah Putih besok di Bundaran HI

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu pagi melepas Kirab Merah Putih dari depan Istana Merdeka, Jakarta, sekira pukul 7.00 WIB, didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan ulama kharismatik Habib Luthfi bin Yahya.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pagelaran seni yang mengangkat beragama kearifan lokal. Pihak kepolisian memperkirakan Kirab Merah Putih dihadiri lebih dari 10.000 orang peserta dan dijadwalkan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Kirab bendera sepanjang 2.500 meter di Bungo pecahkan rekor MURI

Pewarta: Melalusa Susthira Khalida
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.