Suara.com – Umat Islam sangat dianjurkan untuk mengerjakan sholat tasbih pada malam Lailatul Jaiza atau malam sebelum Idul Fitri. Sholat tasbih dikerjakan karena diyakini doa-doa yang dipanjatkan pada saat waktu tersebut akan dikabulkan oleh Allah SWT. Berikut niat, tata cara dan doa sholat tasbih yang penting untuk diketahui. 

Selain dilaksanakan pada saat malam Lailatul Jaiza, sholat tasbih juga sangat dianjurkan untuk dilaksanakan setidaknya sebulan sekali, setahun sekali, atau bahkan sekali seumur hidup. Sementara itu Rasulullah SAW menganjurkan untuk melaksanakan sholat tasbih pada hari Jumat. 

Sholat tasbih dilakukan dengan cara membaca kalimat tasbih yakni sebanyak 300 kali. Sholat tasbih juga dilakukan sebagai sarana untuk mendapatkan Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan. Lantas bagaimana niat, tata cara dan doa sholat tasbih?  

• Niat sholat tasbih empat rakaat dengan dua kali salam 

Baca Juga:
Kumpulan Amalan Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Baca Allahumma Innaka Afuwwun Tuhibbul Afwa Fafu Anni

Ushalli sunnat tasbhi rak‘ataini lillhi ta‘l 

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tasbih dua rakaat karena Allah SWT.” 

• Niat sholat tasbih empat rakaat dengan satu salam 

Ushalli sunnat tasbhi arba‘a rak‘tin lillhi ta‘l 

Artinya: “Aku menyengaja salat sunah tasbih empat rakaat karena Allah Ta’ala.” 

Baca Juga:
Tata Cara Sholat Tasbih: Waktu Pelaksanaan, Bacaan Niat, Jumlah Rakaat, Hukum dan Manfaatnya

Tata Cara Sholat Tasbih 

Pada dasarnya, tata cara sholat tasbih hampir sama dengan sholat sunnah lainnya. Setelah mengetahui niat seperti yang disebutkan di atas, berikut ini tata cara sholat tasbih yang lengkap: 

1. Membaca niat sholat tasbih. 

2. Takbiratul ihram. 

3. Membaca doa Iftitah. 

4. Membaca surat Al-Fatihah. 

5. Membaca salah satu surat pendek dari Al Quran. 

6. Setelah selesai membaca surat pendek, dilanjutkan dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 15 kali. Bacaan tasbih l yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW yaiti berikut ini: 

Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illa allah, wallahu akbar. 

Artinya: “ Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.” 

7. Ruku’ dengan membaca doa ruku’ lali dilanjutkan membaca tasbih seperti di atas sebanyak 10 kali. 

8. I’tidal kemudian membaca tasbih sebanyak 10 kali. 

9. Sujud dan membaca tasbih sebanyak 10 kali. 

10. Duduk di antara dua sujud lalu membaca tasbih sebanyak 10 kali. 

11. Sujud yang kedua setelah itu membaca tasbih seperti di atas sebanyak 10 kali. 

12. Sebelum berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua, duduk sejenak sambil membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali. 

13. Kemudian berdiri lagi untuk mengerjakan rakaat kedua yang dilakukan sama persis seperti pada rakaat pertama. 

14. Duduk tasyahud akhir. 

15. Sebelum membaca tasyahud akhir, terlebih dahulu membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali. 

16. Membaca tasyahud akhir. 

17. Akhiri dengan salam

Doa Sholat Tasbih 

Setelah mengerjakan sholat tasbih, selanjutnya Anda dapat membaca doa yang harus dibaca setelahnya. Sebelumnya, dianjurkan untuk mengucapkan tasbih berikut: 

Subhaana mallaa ya’lamu qodrohu ghoiruhu walaa yablughul waashifuuna shifatah. Subhaana robbiyal ‘aliyyil a’lal wahhaab. 

Artinya: “Maha suci Allah, yang tidak seorangpun mengetahui betapa besar keagungan-Nya melainkan Dia sendiri. Dan tidak ada seorangpun yang mampu memberikan sifat kepada-Nya dengan sifat yang sebenarnya. Maha suci Allah, Rabb yang Maha memiliki ketinggian diatas segala yang mempunyai pemberian.” 

Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa sebagai berikut: 

Allahumma innaa nas aluka taufiiqi ahlil hudaa wa a’mala ahlil yaqiini wa munaa shohata ahli taubati wa ‘azma ahli shabri wawajala ahlil khosy yati wa tholaba ahli raghbati wa ta’abbuda ahlil wara’i wa ‘irfaana ahlil ‘ilmi hattaa nakhoafaka. Allahumma Innaa nas aluka makhofata tuhjizunaa ‘an ma’aashiika hatta na’mala bithoo’atika subhaana khooliqo nuur. Washolaatu wassalaamu ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’in walhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. 

Artinya:  Ya Allah aku meminta padaMu pertolongan (melakukan kebaikan) sebagaimana yang Engkau berikan kepada orang-orang yang mendapatkan petunjuk, amal-amal yang dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai keyakinan tinggi, nasihat-nasihat orang yang ahli bertaubat, kemauan kuat yang dimiliki orang-orang yang ahli bersabar, kesungguhan orang-orang yang selalu takut (padaMu), permintaan orang-orang yang selalu cinta (padaMu), beribadahnya orang-orang yang ahli menjaga diri dari perkara syubhat, pengetahuan orang-orang yang ahli dalam ilmu (agama) sehingga aku pun dapat takut kepada Mu.

Ya Allah sesungguhnya aku meminta padaMu rasa takut yang menjagaku dari melakukan kemaksiatan padaMu, sehingga dengan taat padaMu aku pun bisa melakukan amal, yang dengannya bisa kuraih ridhoMu dan dengan taubat aku dapat mengambil rasa takut kepada Engkau, dan kumurnikan padaMu nasehat karena malu pada Engkau. Dan aku pasrahkan segala urusan padaMu karena wujudnya prasangka baik kepadaMu. Maha Suci Allah Sang Pencipta Cahaya”. 

Demikian tadi ulasan mengenai niat, tata cara dan doa sholat tasbih yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan setidaknya sekali dalam seumur hidup. Semoga bermanfaat! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari


Artikel ini bersumber dari www.suara.com.