JawaPos.com – Touring singkat menggunakan Aprilia SR GT 200 telah redaksi JawaPos.com lakukan. Menggunakan skuter matik (skutik) bergenre adventure ini selama beberapa waktu juga untuk jalanan perkotaan, kami puas dengan feel berkendaranya.

Motor ini nyaman, enak dipakai, tarikannya mantap. Handling Aprilia SR GT 200 juga mengagumkan untuk sebuah motor matik. Fitur dan yang paling jelas gengsi dari Italian Bike ini juga tidak diragukan.

Namun demikian, memakai motor ini selama hampir sepekan untuk bekerja atau melakukan perjalanan touring, kami menemukan beberapa hal yang tampaknya perlu diimprove lagi oleh Aprilia supaya konsumen makin puas. Beberapa hal, berikut yang menurut kami perlu dilakukan improvement oleh Aprilia mengenai skutik SR GT 200-nya ini supaya makin mantap.

Suspensi Belakang Terlalu Soft

Aprilia SR GT 200 berdasarkan pengalaman kami melakukan touring jarak pendek selama kurang lebih 4 jam berkendara, motor ini enak. Handlingnya dapat, manuvernya dapat, lincah, gesit dan nggak ngerepotin saat stop and go di kondisi macet.

Hanya catatan kami, suspensi belakang Aprilia SR GT 200 ini terasa terlalu lembek. Hal ini membuat motor jadi terasa limbung saat manuver di kecepatan tinggi, menikung atau saat melibas jalan bergelombang.

Suspensi bagian belakang Aprilia SR GT 200. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Saat membawa boncengers alias penumpang belakang, suspensi belakang juga terasa mentok saat lewat jalan rusak atau polisi tidur. Namun demikian ada setelan kekerasan atau klik yang bisa disetel sampai lima klik. Entah ini akan bekerja atau tidak.


Artikel ini bersumber dari www.jawapos.com.