Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan deklarasi para pemuda dunia yang tergabung dalam forum Youth 20 (Y20) direalisasikan pada tataran pemerintah daerah di Ibu Kota karena menentukan masa depan bangsa.

“Kami di DKI siap bekerjasama dengan delegasi Y20 Indonesia untuk melaksanakan komunike yang akan disepakati,” kata Anies saat jamuan makan malam delegasi Y20 di Jakarta, Senin.

Menurut dia, fokus yang dibahas dalam forum tersebut adalah mengupas isu prioritas yang menentukan masa depan dunia.

“Dokumen yang dihasilkan akan mengubah perjalanan umat manusia ke depan, karena yang berkumpul adalah lintas bangsa,” kata¬†Anies.

Ketua Bersama Y20 Indonesia Michael Victor Sianipar menjelaskan, pada pertemuan tahun ini dibahas empat isu prioritas, yakni dunia kerja dan perlindungan sosial.

Kemudian, soal transformasi digital, selanjutnya planet berkelanjutan dan terakhir soal keberagaman dan inklusi.

Baca juga: Anies usul empat isu pada pertemuan Y20

Baca juga: Anies dan Ridwan Kamil dorong anak muda aktif di G20

Keempat bahasan strategis itu akan dikemas menjadi deklarasi pemuda dunia atau komunike Y20 dan akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo yang memegang Presidensi G20 di Bali, pada Oktober 2022.

“Setelah ditandatangani, bagaimana caranya kami pemuda termasuk panitia Y20 Indonesia mengawal agar ini menjadi kebijakan yang diadopsi, dibahas di level pertemuan kepala negara, supaya bukan hanya isu global tapi perspektif pemuda untuk masa depan,” ucapnya.

Ia berharap peran dari pemerintah daerah menindaklanjuti ide dari para pemuda yang terangkum dalam komunike tersebut.

DKI Jakarta menjadi tuan rumah pertemuan forum pemuda Y20 bersama Bandung di Jawa Barat.

Forum Y20 di Jakarta tahun ini dihadiri sekitar 90 orang delegasi dari 19 negara dan perwakilan Uni Eropa atau tergabung dalam “Group of 20” (G20).

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.