TRIBUNWOW.COM – Pihak kepolisian telah menetapkan jadwal sebelum menggelar autopsi ulang jenazah Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dilansir TribunWow.com, ekshumasi yang akan dilakukan oleh tim forensik gabungan itu rencananya digelar minggu depan.

Sementara itu, prarekontruksi kejadian telah digelar di TKP rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo, kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca juga: Rela Jaga Makam Brigadir J Siang Malam, Koordinator Ormas PBB: Kematian Dia Sangat Menyayat Hati

Ditemui di Mapolda Jambi, Jumat (22/7/2022) malam, kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak memberi keterangan.

Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian telah memberikan perkiraan waktu kapan autopsi akan dilaksanakan.

“Kita jadwalkan minggu depan, tetapi harinya belum pasti, Senin atau Selasa,” ungkap Kamaruddin dilansir TribunJambi.com, Sabtu (23/7/2022).

Adapun kedatangannya ke kampung halaman Brigadir J itu adalah untuk mendampingi keluarga yang dimintai keterangan.

Selain itu, pihaknya juga melengkapi administrasi yang dibutuhkan serta berkoordinasi dari tim forensik yang akan turun ke Jambi.

Kamaruddin mengatakan bahwa ekshumasi jenazah itu rencananya akan dilakukan di makam Brigadir J di TPU Desa Suka Makmur, Simpang Yanto Unit 1 Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

“Tetapi besok saya akan survei ke sana, kalau tidak layak kita geser ke RS terdekat.”

Di sisi lain, prarekronstruksi kasus dugaan pelecehan seksual dan upaya pembunuhan pada istri Ferdy Sambo juga digelar hari ini, Sabtu (23/7/2022).

Terungkap Jadwal Autopsi Ulang Jasad Brigadir J, Polri Prarekonstruksi di Rumah Ferdy Sambo Hari Ini
Tempat kejadian perkara (TKP) dugaan kasus baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E alias RE, di kediaman Kadiv Propam Polri nonaktiv Irjen Pol Ferdy Sambo di kompleks Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan. (YouTube Kompas.com)

Berdasar pantauan Tribunnews.com, tim gabungan yang juga terdiri dari Inafis Polri dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) memasuki rumah sekitar pukul 11.16 WIB.

Saat dihubungi, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa proses ini merupakan lanjutan dari kegiatan di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jumat (22/7/2022) malam.

“Betul dilaksanakan (pra) rekonstruksi oleh penyidik Polda Metro Jaya juga melibatkan Inafis, Labfor, Dokpol, gabungan penyidik agar kasus tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah (SCI),” terang Dedi.


Artikel ini bersumber dari wow.tribunnews.com.