GenPI.co Jabar – Pelaksana Harian Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tegas meminta agar kantor Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di wilayahnya ditutup.

Hal tersebut menyusul pencabutan izin oleh Kementerian Soial terkait penyelenggaraan pengumpulan uang atau barang lembaga.

“Pemerintahan dari awal sudah meminta dan mengimbau kepada para bupati dan wali kota untuk menutup Kantor ACT yang ada di wilayahnya masing-masing. Saya minta Kantor ACT tutup dengan sendirinya, khawatir ada hal yang tidak diinginkan,” kata Pelaksana Harian Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Kota Bandung, Kamis.

BACA JUGA:  Dinas Sosial Menyatakan ACT Kota Cirebon Tidak Terdaftar

Wagub Uu pun akan segera menginstruksikan dinas terkait untuk segera menutup semua kantor ACT yang ada di wilayah Jawa Barat.

“Kalau keuangan menimbulkan kecemburuan dan yang lainnya, maka saya minta segera ditutup (kantor ACT) yang ada di wilayah Jawa Barat,” kata dia.

BACA JUGA:  Uu Ruzhanul Ulum Jadi Plh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Titip ini

Selain itu, Uu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalurkan sumbangan melalui ACT sampai penegak hukum membuat keputusan terkait pelanggaran yang dilakukan.

“Masih banyak yang memerlukan sumbangan, dan masih banyak lembaga-lembaga masih valid dalam menyalurkan sumbangan,” kata dia.

BACA JUGA:  Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum Ungkap Alasan Masuk Sekolah ditunda

Dia memberi alternatif kepada warga Jawa Barat yang ingin menyumbang, infak, atau sedakah bisa melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari jabar.genpi.co.