JAKARTA, celebrities.id – Tata cara sholat Idul Adha sendiri di rumah layak untuk kita simak, apalagi bagi kamu atau sanak saudara yang terhambat oleh usia udzur maupun sedang mengalami kendala di luar haid yang tidak memungkinkan untuk sholat berjamaah di masjid atau lapangan luas.

Dalam pelaksanaan dan tata cara shalat Ied hari raya Idul Adha di rumah tetap sama seperti yang disyariatkan. Hanya dibedakan saja pada niatnya. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah terbit matahari dan diutamakan ketika masuk waktu Dhuha sampai sebelum masuk waktu Dzuhur.

Hukum shalat Idul Adha adalah shalat sunah dua rakaat yang dianjurkan untuk dikerjakan umat Islam ketika hari raya ini tiba. Sebelum melaksanakan sholat pun disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tasbih dan tahmid.

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Kamis (7/7/2022) telah merangkum tata cara sholat Idul Adha sendiri di rumah, sebagai berikut.

Inilah beberapa tata cara yang bisa dilaksanakan saat melakukan sholat Idul Adha sendiri di rumah, seperti yang dikutip dari laman resmi NU.

Pada Rakaat Pertama

1. Membaca niat sholat Idul Adha sendiri (munfarid).

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا/مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى 

Latin:
Ushalli sunnatan li Idil Adhā rak‘atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta‘ālā. 

Artinya:
“Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah SWT.”

2. Membaca takbiratul ihram.

اللهُ اَكْبَرُ

Latin:
Allāhu akbar

3. Membaca takbir sebanyak 7 kali 

اللهُ اَكْبَرُ
Latin:
Allāhu akbar 

Ketika jeda antara takbir, membaca bacaan berikut:  

سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ 

Latin:
Subhânallâh, walhamdulillâh, walâ ilâha illallâh, wallâhu akbar, wa lâ haula walâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil azhîm.

4. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan membaca surah pendek Alquran.

5. Melakukan rukuk dengan thuma’ninah. 

6. Membaca tasbih rukuk sebanyak 3 kali.

 سُبْحَانَ رَبِّي الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
 
Latin;
Subhāna rabbiyal ‘azhīmi wa bi hamdih.

7. Lalu I‘tidal dengan thuma’ninah.

8. Membaca doa i’tidal.

رَبَّنَا لَك الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْت مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Latin:
Rabbanā lakal hamdu mil’as samāwāti wa mil’al ardhi wa mil’a mā syi’ta min syay’in ba‘du.

9. Melakukan sujud dengan thuma’ninah.

10. Membaca tasbih sujud sebanyak 3 kali.

 سُبْحَانَ رَبِّي الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ 

Latin;
Subhāna rabbiyal a‘lā wa bi hamdih. 

11. Melakukan duduk di antara dua sujud dengan thuma’ninah.

12. Membaca doa duduk diantara dua sujud.

 رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي

Latin:
Rabbighfir lī, warhamnī, wajburnī, warfa‘nī, warzuqnī, wahdinī, wa ‘āfinī, wa‘fu ‘annī.

13. Melakukan sujud dengan thuma’ninah.

14. Membaca tasbih sujud sebanyak 3 kali.

 سُبْحَانَ رَبِّي الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ 

Latin:
Subhāna rabbiyal a‘lā wa bi hamdih. 

15. Duduk istirahat sejenak (selama bacaan subhānallāh) sebelum bangun untuk melaksanakan rakaat kedua.

 


Artikel ini bersumber dari www.celebrities.id.