GenPI.co – Lembaga survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menyampaikan hasil jajak pendapat publik tentang kinerja Polri dalam membongkar kasus tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Direktur Executive Indonesia Development Monitoring (IDM) Fahmi Hafel mengatakan pihaknya telah melakukan hasil jajak pendapat publik di antaranya saat ditanyakan pada 1.850 responden terpilih.

Para responden diberi pertanyaan apakah mereka tahu atau tidak tentang peristiwa tewasnya Brigadir J di rumah kediaman Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga Jakarta Selatan.

BACA JUGA:  Kabar Terbaru Kasus Kematian Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo

“Hasil survei menunjukkan sebanyak 87,3 persen publik mengetahui tentang peristiwa tersebut dari media arus utama nasional maupun media sosial dan sebanyak 12,7 persen tidak tahu,” kata Fahmi, Senin (25/7).

Fahmi mengatakan sebanyak 81,2 persen responden menyatakan Polri sebagai institusi penegak hukum sudah melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai visi Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi, Berkeadilan) dalam kasus tersebut.

BACA JUGA:  Ribuan Polisi Bakal Jaga Autopsi Ulang Brigadir J

Adapun yang menjawab tidak sesuai visi presisi Polri sebanyak 14,4 persen dan yang tidak tahu 4,4 persen.

Lebih lanjut, Fahmi menyebut hasil survei juga menyebut sebanyak 80,4 persen responden masih percaya penegakan hukum yang dijalankan kepolisian dalam kasus tewasnya brigadir J sudah berlandaskan prinsip berkeadilan.

BACA JUGA:  Komnas HAM Bakal Turun Tangan Periksa Luka Jenazah Brigadir J

Di sisi lain, yang menyatakan belum berkeadilan sebanyak 12,7 persen, sedangkan yang menjawab tidak tahu 6,9 persen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.