GenPI.co Jatim – Sebagian warga Situbondo memilih mengonsumsi ayam broiler daripada daging kurban Iduladha sebagai menu hidangan mereka.

Hal ini dikarenakan warga khawatir adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.

Minat sebagian warga Situbondo untuk memilih mengonsumsi ayam broiler saat Iduladha diungkapkan oleh Sumiyati seorang pedagang di Pasar Mimbaan.

BACA JUGA:  Gubuk Cokro Kembang Jadi Saksi Aksi Cabul Bechi Anak Kiai Jombang

Sumiyati mengatakan, wabah PMK mengakibatkan pembeli daging sapi sepi dan warga memilih membeli daging ayam broiler.

“Pembeli daging ayam sejak tiga hari terakhir ramai, meskipun harganya terus naik. Saat ini harga daging ayam broiler Rp44.000 per kilogram,” kata Sumiyati, Sabtu (9/7).

BACA JUGA:  Sehari, Lumajang Diguncang 60 Kali Gempa Susulan

Dia menjelaskan, kenaikan harga daging ayam broiler naik secara bertahap di tengah wabah PMK, dimana sebelumnya harga daging ayam Rp38 ribu per kilogramnya, kini menjadi Rp44 ribu per kilogram.

Sementara itu, salah seorang pembeli Niwati mengaku lebih memilih daging ayam atau ikan laut sebagai hidangan Hari Raya Iduladha karena khawatir daging sapi yang dijual di sejumlah pasar tradisional terpapar virus PMK.

BACA JUGA:  Lowongan Kerja Gresik, Lulusan SMK Dipersilakan Mendaftar

“Saya cari aman saja, memasak daging ayam dan ikan buat keperluan Iduladha. Khawatir kalau harus mengonsumsi daging sapi,” ujarnya. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari jatim.genpi.co.