GenPI.co – Aparat kepolisian bongkar calo perekrutan calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kasus percaloan dalam perekrutan calon aparatur sipil negara (ASN) di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, diduga turut melibatkan pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kasat Reskrim) Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan kasus calo PNS yang melibatkan pegawai Badang Kepegawaian Negara (BKN) masih menyelidiki.

BACA JUGA:  Nasib Ribuan Guru di Bogor Nggak Jelas Setelah Lulus Tes PPPK

“Soal itu (keterlibatan pegawai BKN) kami masih selidiki,” kata Kadek Adi di Mataram, Rabu (7/6).

Munculnya dugaan keterlibatan pegawai BKN ini terungkap dari pengakuan tersangka percaloan berinisial JN.

BACA JUGA:  PPATK Bongkar ada Parpol yang Nikmati Dana Umat ACT

Perempuan berstatus ASN aktif di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, itu awalnya menceritakan perihal janji yang diberikan kepada korban berinisial I.

JN mengatakan korban dengan status tenaga honorer di RSUD Kota Mataram awalnya datang sendiri meminta bantuan agar lulus dalam perekrutan calon ASN tahun 2021.

BACA JUGA:  Sadis! Istri Siram Burung Suami Pakai Air Mendidih

Dia pun mengaku telah memberikan syarat kelulusan kepada korban. Syarat tersebut berkaitan dengan uang jaminan senilai Rp28 juta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.