TRIBUNSTYLE.COM – Pilu nasib Isma (20) dan Siti (14), keduanya menjadi yatim piatu setelah ibu dan ayah mereka tewas dalam kecelakaan maut di Cibubur.

Keduanya mengaku telah menerima bantuan dari pihak Jasa Raharja dan Pertamina.

Lantas, apa rencana Isma dan Siti sepeninggal orangtua kandungnya?

Dua anak perempuan bernama Isma (20) dan Siti (14) warga Gunungputri Bogor menjadi anak yatim piatu setelah kedua orang tuanya yakni Iyus (50) dan Warni (42) meninggal dunia karena kecelakaan truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur yang terjadi pada Senin (18/7/2022) sore.

Isma, anak tertua korban mengaku bahwa keluarganya sudah didatangi langsung baik oleh pihak Jasa Raharja maupun pihak Pertamina setelah kecelakaan yang merenggut nyawa ayah dan ibunya tersebut.

“Yang pertama menghubungi itu dari Jasa Raharja, malemnya sampai ke sini ke rumah,” kata Isma saat ditemui TribunnewsBogor.com di kediamannya, Selasa (19/7/2022).

Kemudian pihak Pertamina pun turut mendatangi kediaman almarhum Iyus dan Warni ini pada Selasa (19/7/2022) siang.

Baca juga: FAKTA, Saksi Mata, & Kronologi Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur, Diduga Alami Rem Blong

Baca juga: SYOK Laka Cibubur, Sopir Truk Pertamina Lari ke Pos Satpam, Nangis Guling-guling, Renggut 10 Nyawa

PILU 2 Remaja Putri Kini Yatim Piatu, Ayah Ibu Tewas Laka Cibubur, Pasrah Nasib: Gak Ada yang Tahu
Kecelakaan terjadi di Cibubur, Jawa Barat pada Senin (18/7/2022) yang melibatkan truk pengangkut BBM dan menabrak sejumlah motor dan mobil. (Kolase Tribunnews/Istimewa)

Kemudian sore harinya disusul kedatangan karangan bunga bela sungkawa atas nama Pertamina dan yang lainnya.

Isma menjelaskan bahwa pihak Pertamina mengaku akan bertanggung jawab atas kecelakaan maut ini.

“Tadi sekitar siang dari pihak Pertamina beberapa orang sudah datang ke sini, sudah memberikan istilahnya bantuan juga dan mau bertanggung jawab begitu ke depannya,” ujarnya.

Kata Isma, di tengah suasana duka ini walau pun berat pihak keluarga berusaha menerima kejadian ini sebagai takdir.

Meski begitu, sampai Selasa (19/7/2022) isak tangis masih mewarnai suasana kediaman kedua almarhum di Desa Ciangsana, Gunungputri Bogor ini.

“Kalau musibah kita gak ada yang tahu juga kan. Ya mungkin kalau dibandingin sama apa yang dikasih Pertamina gak sebanding sama nyawa orang tua saya. Tapi balik lagi kan, emang udah jalannya kayak gini,” kata Isma.

Jasad kedua korban Iyus dan Warni diketahui sempat dievakuasi pasca kecelakaan ke RS Polri Jakarta.


Artikel ini bersumber dari style.tribunnews.com.