TRIBUNWOW.COM – Pelatih anyar Persib Bandung, Luis Milla, turut komentari kiprah Thomas Doll bersama Persija Jakarta di Liga 1 2022.

Dilansir TribunWow.com, dalam konferensi pers perkenalannya sebagai pelatih Persib Bandung, Luis Milla sempat memberikan penjelasannya tentang fenomena Persija Jakarta rasa Eropa di bawah asuhan Thomas Doll, Senin (22/8/2022).

Penjelasan Luis Milla tentang Thomas Doll tersebut bermula saat wartawan menanyakan sosok pelatih Persija Jakarta yang berlabel dunia.

Seketika, mendengar pertanyaan itu, Luis Milla langsung teringat akan kiprahnya dan Thomas Doll saat sama-sama masih menjadi pemain.

Baca juga: Transfer Mubazir Persib Bandung: Gaet Eks Persija Jakarta, namun Tak Kunjung Diberi Menit Bermain

Sepertti diketahui, keduanya merupakan dua pesepakbola yang berkiprah di era 1990-an.

Luis Milla membeberkan kala itu sosok Thomas Doll bermain di Liga Italia bersama Lazio, sementara dirinya bermain di Liga Spanyol bersama Real Madrid.

“Saya sangat respek ke Thomas Doll, dia datang dari era yang sama ketika Thomas Doll main di Liga Italia (SS Lazio), saya main di Real Madrid,” jelas Luis Milla dalam sesi konferensi pers, dikutip dari Bolasport.com, Senin (22/8/2022).

Pelatih Persib Bandung berkebangsaan Spanyol itu juga memberikan apresiasinya kepada Thomas Doll yang sukses membawa sederet pemain berkelas Eropa ke skuad Macan Kemayoran.

Pelatih berusia 56 tahun itu juga mengakui perubahan yang langsung dirasakan Persija Jakarta sejak kehadiran para pemain top Eropa tersebut.

Luis Milla Singgung Thomas Doll Bersama Persija, Ungkit Kiprah: Dia di Lazio, Saya di Real Madrid
Kolase foto Thomas Doll dan Luis Milla. (Instagram @persija dan @luismillacoach)

Baca juga: Sesumbar Persib Bandung Libas Bali United di Stadion GBLA, Budiman: Besok Jadi Kuburan Buat Bali

“Saya sudah melihat adanya perubahan di tim Persija, style yang lebih Eropa, dapat pemain-pemain bagus dari Eropa,” ujar Luis Milla.

Lebih lanjut, mantan pelatih Real Zaragoza itu juga mengakui dampak positif tim-tim yang berani mendatangkan pelatih berkelas dari benua Eropa.

Luis Milla menganggap hal itu dapat membangun ekosistem pelatih di Indonesia ke arah yang lebih maju dan lebih baik lagi.

“Sangat positif untuk Liga Indonesia adanya klub-klub bisa mendatangkan pelatih Eropa, tidak hanya untuk permainan sepak bola,” ujar Luis Milla.

“Tapi untuk membangun ekosistem pelatih agar lebih terbuka dengan ide-ide baru yang tujuannya membangun sepak bola Indonesia lebih baik,” tutupnya.


Artikel ini bersumber dari wow.tribunnews.com.