GenPI.co – Kondisi istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sangat mengkhawatirkan pasca kasus penembakan yang terjadi di rumahnya di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Psikolog anak, remaja, dan keluarga Novita Tandry mengungkapkan kondisi ibu empat anak itu setelah insiden pelecehan dan penodongan senjata membuat mengalami gangguan sulit tidur.

“Pada saat bertemu dengan Ibu (istri Kadiv Propam), keadaannya sangat shock terguncang pastinya, trauma,” kata Novita saat dihubungi di Jakarta, Rabu (13/7).

BACA JUGA:  6 Poin Pengusutan Kasus Penembakan di Rumah Jenderal Ferdy Sambo

Syok dialami oleh istri Kadiv Propam, kata dia, akibat rentetan peristiwa yang dialaminya, mulai dari pelecehan, penodongan senjata, hingga kejadian baku tembak.

“Karena melihat langsung keadaan, yang pasti pertama karena pelecehan, kemudian kedua menjadi saksi langsung bagaimana terjadinya penembakan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Ancaman Menteri Hadi Tjahjanto Serius, Nggak Main-main

Menurut dia, sejak kejadian hingga saat ini kondisi istri jenderal bintang dua itu masih tidak stabil, terguncang, dan tingkat stres dari sedang sampai berat.

Polda Metro Jaya menunjuk Novita Tandry sebagai psikolog untuk mendampingi istri Irjen Pol. Ferdy Sambo yang dalam kejadian ini berstatus sebagai saksi korban yang mengalami pelecehan, penodongan, serta melihat peristiwa baku tembak.

BACA JUGA:  Survei Capres, Ganjar Pranowo Kalahkan Anies Baswedan

Pemulihan kondisi psikologi istri Irjen Pol. Ferdy Sambo, menurut dia, perlu karena yang bersangkutan memiliki empat orang anak yang butuh perhatian.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.