Presiden Jokowi menyampaikan keterangan pers di Gedung Olahraga (GOR) Toware (HMS), Kabupaten Jayapura, pada Rabu, 31 Agustus 2022. Foto: BPMI Setpres/Lukas

GenPI.co – Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin mengatakan kemenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum bisa dipastikan jika mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada Pilpres 2024.

Hal itu dia ucapkan untuk menyoroti pernyataan Kabag Humas Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono. 

Seperti diketahui, Fajar Laksono mengatakan presiden dua periode memungkinkan mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden pada periode berikutnya.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi dan Prabowo Siapkan Desain Pertahanan Negara di Indonesia Timur

“Memang aturannya tidak melarang dan membolehkan. Meski demikian, hal tersebut tidak lantas memastikan kemenangan beliau,” ujar Ujang kepada GenPI.co, Minggu (18/9).

Menurutnya, Jokowi tetap punya kesempatan menjadi calon wakil presiden dan berpotensi dipinang banyak capres 2024.

BACA JUGA:  Hasto Kristiyanto Minta Partai Politik Dukung Presiden Jokowi

“Misalnya Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto atau Ketua DPR Puan Maharani mengajak Jokowi. Hal itu bisa jadi, tetapi soal menang, belum tentu,” tuturnya.

Ujang menilai banyak kerugian meminang Presiden Joko Widodo sebagai wakil presiden. Sebab, menurutnya, banyak masyarakat yang sudah kecewa.

BACA JUGA:  Budi Gunawan Pejabat Paling Berpengaruh di Pemerintahan Jokowi

“Itu sempat terjadi di pilkada di Karawang. Bupati 2 periode mencalonkan diri sebagai wakil bupati, tetapi dia kalah juga,” ucapnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.