GenPI.co – Biduk pernikahan yang mulai retak biasanya disebabkan karena perubahan kondisi perekonomian, pendidikan, ataupun sosial.

Pasangan umumnya akan mulai mengalami kewalahan, merasa cemas akan masa depan, dan menganggap pasangan tidak membantu mengurus anak. 

Berdasarkan riset kolaborasi Universitas Stony Brook, Towson, dan Northwestern di tahun 2017, kondisi ini dapat dihadapi dengan ‘Romantic Competence’ atau ‘Kompetensi Hubungan’. 

BACA JUGA:  7 Aspek dalam Pernikahan yang Sehat! Jika Tak Ada, Bisa Berabe

Dalam buku ini dipaparkan untuk menjaga kualitas hubungan agar tetap harmonis, setidaknya ada sebuah jurus yang bisa dilakukan yakni LOVE (Listen, Occasionally do new things, Validate).

1. Listen

Mendengarkan pasangan dan berikan batasan pribadi bagi pasangan. Kita seringkali tidak benar-benar mendengar pasangan kita dan cenderung melakukan hal lain seperti melamun, menghakimi, atau bahkan melawan pasangan.

BACA JUGA:  5 Lagu Keren untuk Pengantin Dansa Bersama di Resepsi Pernikahan

Hal inilah yang disebut Blocks to Listen atau Halangan Mendengar.

Dengan demikian melalui assessment test bisa diketahui tipe listening blocking kita begitu juga dengan pasangan, apakah kita sudah berada di posisi mind-reading, rehearsing, atau ternyata masih berada di posisi judging. 

BACA JUGA:  Pernikahan Makin Indah Jika Kamu dan Pasangan Saling Menghargai

Hasil dari tes ini akan membantu pasangan menemukan titik permasalahan dan dapat meningkatkan efektivitas komunikasi mereka.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.