Tips Live Streaming di Tokopedia Play untuk Penjual Pemula

Aktivitas belanja online melalui platform live streaming mengalami peningkatan yang signifikan selama pandemi Covid-19, tak terkecuali di Tokopedia. Lewat fitur live streaming Tokopedia Play, e-commerce yang tergabung dalam ekosistem Goto ini mencatat peningkatan transaksi hampir 1,5 kali lipat pada Kuartal II 2022 jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Head of Content Marketing Platform Affiliate and Play Nirmala Rahmawati Hapsari mengatakan, sejak diluncurkan pada 2020, Tokopedia Play memberikan panggung seluas-luasnya bagi pegiat usaha lokal dan menjadi penghubung antara penjual dan pembeli untuk memenuhi kebutuhan dengan lebih aman dan nyaman sekaligus interaktif dan menghibur.

Inisiatif ini juga merupakan upaya Tokopedia untuk terus relevan dengan kebutuhan dan perilaku masyarakat di era social commerce, di mana masyarakat cenderung mencari informasi atau inspirasi sambil berbelanja atau sebaliknya.

“Tokopedia Play merupakan gabungan antara shopping dan entertainment. Masyarakat bisa menikmati berbagai tayangan seru, seperti live shopping, olahraga, memasak dan masih banyak lagi. Harapannya dengan menonton konten-konten menarik di Tokopedia Play, masyarakat bisa mendapatkan inspirasi dari produk-produk yang ditawarkan oleh jutaan penjual di Tokopedia,” jelas Nirmala saat konferensi pers virtual, Selasa (19/07/2022).

Berbagai manfaat bisa didapatkan para penjual, di antaranya menghubungkan brand dengan penonton. Menurutnya, live streaming dapat memberikan pengaruh yang cukup besar untuk membangun engagement secara langsung dengan calon pembeli. Selain itu, live streaming dapat memberikan masukan atau pengalaman baru tentang persepsi calon pembeli terhadap toko.

“Ada toko yang awalnya live streaming hanya ingin memperkenalkan produk baru, tetapi karena ada kesempatan berinteraksi dengan calon pembeli, akhirnya penjual pun menunjukkan produk lain yang ada di toko mereka. Jadi engagement-nya sangat tulus, benar-benar mendayagunakan kesempatan yang ada untuk berinteraksi antara kedua belah pihak ,” ujarnya.

Penjual juga dapat memanfaatkan fitur ini untuk berbagi kabar menarik seperti diskon, promosi, info produk baru, hingga mengikuti berbagai kampanye dari Tokopedia Play untuk menggaet perhatian calon pembeli.

Selanjutnya membangun brand awareness. Tidak hanya menarik perhatian followers, penjual juga dapat menjangkau followers baru. Pasalnya, kata dia, live streaming terasa lebih authentic dibanding jenis marketing lainnya seperti tulisan atau blog karena penonton akan lebih paham dan mengenali karakter dari toko penjual.

“Edukasi menjadi bagian penting untuk mendorong kesuksesan para pemilik bisnis di Tokopedia Play. Untuk itu kami menyediakan modul edukasi berupa tips and trik live shopping,” imbuh Nirmala.

Dikutip dari situs Tokopedia, berikut tips untuk penjual yang baru ingin memulai live streaming di Tokopedia Play:

1. Persiapkan peralatan live streaming
Tidak perlu menggunakan kamera mahal dan canggih, penjual bisa menggunakan handphone. Namun, pastikan baterai handphone penuh dan internet lancar agar tidak ada kendala di tengah-tengah live streaming.

Penjual juga dapat menggunakan tripod untuk menyesuaikan posisi kamera sesuai keinginan. Jika ingin membuat video yang dinamis, disarankan menggunakan Gorillapod yang dapat diatur dengan lebih fleksibel. Agar suara terdengar lebih jelas, gunakan mikrofon clip on baik untuk video yang dinamis maupun statis.

Penting pula untuk memerhatikan background dan pencahayaan agar calon pembeli terpukau. Disarankan menggunakan background yang polos dan bersih serta pencahayaan yang terang agar wajah dan produk terlihat jelas. Jika perlu, penjual bisa menggunakan ring light untuk meningkatkan kualitas gambar.

Untuk mendapatkan pengalaman yang lancar saat melakukan live streaming, penjual membutuhkan koneksi internet dengan kecepatan upload minimal 4 megabyte/detik.

2. Konsisten dengan konten dan visual
Untuk meningkatkan brand awareness toko, pastikan penjual melakukan live streaming secara rutin dan konsisten. Umumnya 1-2 kali dalam 1 minggu agar produk atau tokomu semakin diingat oleh pembeli. Gunakan tema atau format yang konsisten agar memudahkan penonton mengingat brand atau merek tokomu. Selalu berinteraksi dengan penonton agar terjalin komunikasi 2 arah

Kemudian membuat konten dan judul yang menarik juga penting dilakukan. Untuk membuat konten yang menarik, penjual perlu memperhatikan jenis-jenis konten terlebih dahulu seperti tutorial penggunaan produk, launching produk terbaru, tanya jawab, atau promosi bersama influencer. Setelah itu, buatlah judul yang dapat mengundang rasa penasaran calon pembeli seperti ‘Obral sepatu di bawah 100k’, ‘Pertama kalinya ada di toko’, atau ‘Diskon Baju Hingga 50% Cuma Hari Ini’.

Perhatikan pula tampilan visual di depan kamera.
Ketika asik menjelaskan produk atau promo, sesekali penjual harus melihat bagaimana tampilan visual di depan kamera. Jangan sampai, wajah dan produk tidak masuk ke layar kamera.

3. Berinteraksi dengan penonton
Saat melakukan live streaming interaksi dengan penonton juga dibutuhkan. Pembawaan yang santai juga akan membuat penonton lebih nyaman. Dengan berinteraksi, dapat membangun hubungan yang erat dengan penonton. Akrab dengan penonton juga bisa ikut mendongkrak jumlah penonton. Penjual cukup menyapa calon penonton atau membaca komentar.

4. Promosikan live streaming di media sosial sebelum mulai
Untuk menarik jumlah penonton lebih banyak, penjual perlu membuat promosi tentang live streaming di berbagai channel media sosial agar mereka mempersiapkan waktu untuk menontonnya. Siapkan promo eksklusif untuk menarik minat mereka.

Lebih lanjut Nirmala mengungkapkan, Kecantikan, Kesehatan, Perawatan Tubuh, Makanan dan Minuman, serta Rumah Tangga menjadi beberapa kategori yang paling laris di Tokopedia Play selama Semester I 2022.

Selain itu, live shopping yang paling banyak ditonton lewat Tokopedia Play, antara lain Ramadan Ekstra, Cantik Fest TV Show, dan Diskonvaganza. “Temuan yang juga menarik, salah satu pembelian tercepat pada Tokopedia Play terjadi dalam waktu 1,37 detik,” tutur Nirmala.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.