Jakarta: Sejumlah isu di Kanal Nasional Medcom.id menjadi yang terpopuler sepanjang Senin, 1 Agustus 2022. Pengacar Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat (J) ingin menemui istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, hingga bansos beras di Depok dipastikan tak berlabel bantuan presiden menjadi artikel paling disorot pembaca.
 

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id:

1. Pengacara Keluarga Brigadir J Ingin Bertemu Istri Irjen Sambo

Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mengaku ingin bertemu istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Pengacara ingin berkomunikasi terkait laporan dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Brigadir J.
 
Kamaruddin menyatakan siap melindungi istri Irjen Sambo saat bertemu nanti. Dia ingin mendengar langsung kejelasan terkait peristiwa yang dialami. Pasalnya, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) belum berhasil mewawancarai karena Putri Candrawathi belum bersedia.
 
“Saya kepingin berbicara dengan dia supaya jelas apa yang terjadi pada 8 Juli 2022,” kata Kamaruddin di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Agustus 2022.
 




Selengkapnya baca di sini

 

2. Golkar Bulat Usung Airlangga Capres 2024

Partai Golkar hanya akan mengusung Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai kandidat calon presiden (capres) 2024. Hal tersebut sesuai dengan hasil keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar.
 
“Kita sudah putuskan Golkar capresnya adalah Airlangga Hartarto,” jelas Wakil Ketua Umum Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Agustus 2022.
 
Bamsoet menuturkan pengusungan Airlangga sebagai capres 2024 merupakan sebuah keputusan final berdasarkan Rapimnas. Golkar tengah membangun Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Persatuan pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden minimal 20 persen kursi DPR.
 




Selengkapnya baca di sini

 

3. Irjen Kemensos Pastikan Bansos Beras di Depok Tak Berlabel Bantuan Presiden

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Sosial (Kemensos) Dadang Iskandar mengatakan pihaknya telah memeriksa  penimbunan bantuan sosial (bansos) di Kota Depok, Jawa Barat. Pihaknya memastikan tidak menemukan stiker yang bertuliskan ‘Bantuan Presiden Melalui Kemensos’ di karung beras.
 
Pasalnya, bansos yang disalurkan Kemensos ditempel stiker khusus bertulis ‘Bantuan Presiden Melalui Kemensos’. Sementara pada bansos yang ditimbun di Depok, tidak ditemukan label tersebut.
 
“Kalau lihat kondisi yang ada dari yang kami lakukan saat evaluasi dulu, ini sudah berlebel ada ‘Bantuan Presiden melalui Kementerian Sosial’, tadi tidak ditemukan,” ujar Dadang dalam konferensi pers di Gedung Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Agustus 2022.
 




Selengkapnya baca di sini

Informasi terkait tiga isu itu akan terus diperbarui di Kanal Nasional Medcom.id. Klik di sini untuk mendapatkan informasinya.
 

(JMS)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.