Sinergi Dorong UMKM Bertumbuh Lebih Cepat dengan Digitalisasi

Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta meluncurkan QRIS Jakpreneur berkolaborasi dengan Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) bersamaan dengan digelarnya event Merdeka Belanja Online yang akan berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta pada 23-25 Agustus 2022.

Dalam event ini juga diluncurkan katalog WhatsApp Jakpreneur dari 77 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pilihan dari berbagai bidang usaha kuliner, fashion dan craft bersama dengan Meta Boost Indonesia.

Para pengunjung dan seluruh peserta dalam event ini tidak hanya bisa belanja seluruh produk 77 UMKM pilihan yang tergabungsecara langsung saat berlangsungnya acara, tapi juga bisa secara online melalui platform Whatsapp dari mana saja dan kapan saja serta pastinya seluruh pembayarannya secara non-tunai melalui QRIS Jakpreneur.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya mengatakan event Merdeka Belanja Online ini salah satu bentuk kolaborasi yang inovatif dengan beberapa pihak Kolaborator sekaligus (Meta Boost dan Netzme).

“Saya harap kolaborasi dan event ini dapat terus bertambah dan menyentuh semakin banyak usaha mikro dan ultra mikro karena hampir 95% pelaku usaha di Jakarta adalah usaha mikro dan ultra mikro. Saya yakin dengan semangat inovasi dan melayani yang dimiliki Dinas PPKUKM serta dukungan grounded experience yang dimiliki oleh mitra kerja (Netzme) akan mampu menciptakan hal positif bagi masyarakat Jakarta,” tambah Anies.

Untuk diketahui, Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta bersama PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) yang bergerak di bidang penyedia jasa solusi sistem pembayaran digital telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama pemanfaatan layanan pembayaran digital dihadapan Gubernur DKI Jakarta.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan bahwa QRIS Jakpreneur ini merupakan bagian dari implementasi lebih lanjut penerapan program 7P langkah kewirausahaan agar pelaku usaha UMKM menjadi sukses dengan memanfaatkan teknologi sistem pembayaran QRIS, hasil kolaborasi dengan Netzme.

QRIS Jakpreneur tidak hanya memberikan fasilitas sistem pembayaran non-tunai yang cepat, mudah, murah, aman dan handal bagi seluruh UMKM Jakpreneur yang sudah bisa memanfaatkannya, tapi juga memungkinkan Dinas PPKUKM bisa secara langsung (real-time) melakukan pemantauan yang lebih akurat dan terukur atas perkembangan kinerja setiapUMKM dari berbagai program pengembangan kewirausahaan selama ini sudah, sedang berjalan dan yang akan datang.

“QRIS Jakpreneur ini juga akan segera terintegrasi secara penuhdan langsung dengan platform Jakpreneur yang sudah terlebih dahulu diselenggarakan oleh pihak DinasPPKUKM, serta sudah menaungi lebih dari 324.000 UMKM Jakpreneur dari seluruh wilayah DKI Jakarta, sehingga segala bentuk program pengembangan kewirausahaan ke depannya bisa secara langsung dipantau secara lebih akurat dan terukur serta bisa terus ditingkatkan secara berkelanjutan dengan pemanfaatan teknologi digital terkini,” papar Elisabeth Ratu Rante Allo.

Hingga saat ini sudah hampir 10.000 UMKM Jakpreneur telah dapat memanfaatkan QRIS Jakpreneur untuk bisa menerima segala bentuk pembayaran non-tunai darisegala jenis aplikasi perbankan maupun pembayaran apapun di Indonesia.

CEO Netzme, Vicky G. Saputra mengatakan berkolaborasi ini dalam upaya mendukung PemprovDKI Jakarta dalam mengembangkan potensi para wirausaha di DKI Jakarta, melalui program Jakpreneur dengan pemandangan sistem pembayaran QRIS yang Netzmi kembangkan secara khusus untuk kepentingan seluruh pemangku kepentingan dari program Jakpreneur.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.