Baru-baru ini, pemerintah berwacana untuk melakukan penyesuaian dengan menaikkan harga BBM jenis Pertalite, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Penyesuaian itu untuk menahan subsidi penggunaan BBM dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN), yang tahun ini mencapai Rp502,4 triliun.

Apabila kenaikan harga Pertalite direalisasikan, akan berdampak kepada seluruh pengendara di Indonesia, sehingga masyarakat perlu mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk konsumsi bahan bakar minyak. Co-Founder dari Lifepal.co.id Benny Fajarai, memberikan kiat untuk menghemat bahan bakar selama berkendara:

1. Jaga kecepatan kendaraan secara konstan. 
Agar bahan bakar mobil Anda tetap irit, hindari menekan pedal gas secara berlebihan. Jika pengguna menginjak pedal gas seperlunya bisa membuat bahan bakar lebih hemat dan terkontrol. Kemudian hindari kebiasaan mengerem mendadak atau mengendarai dengan kecepatan tinggi karena membuat bahan bakar cepat habis. Selain menghemat bahan bakar, kedua hal itu juga membantu Anda lebih aman berkendara di jalan.

2.Periksa keadaan ban sebelum berkendara
Sebelum berkendara, pastikan untuk melihat tekanan angin ban. Jika tekanannya rendah atau ban kempis, segera isi angin. Namun, bila terjadi kebocoran jangan ragu untuk segera mengganti ban. Sama halnya pada ban mobil yang botak, sebaiknya segera menggantikannya dengan yang baru.

3. Rencanakan rute terbaik
Sebelum memulai berkendara sebaiknya Anda merencanakan terlebih dahulu tujuan dan rute yang terbaik, agar dapat melihat keadaan lalu lintas, mengurangi penggunaan bahan bakar yang disebabkan kemacetan, dan tidak tersesat selama di perjalanan.

4. Rawat mobil dengan rutin
Anda juga bisa mengurangi penggunaan bahan bakar dengan melakukan perawatan mobil secara rutin. Lakukan pengecekan secara berkala dan pembersihan pada berbagai komponen untuk memastikan tidak ada kotoran, endapan, atau hal-hal lain yang dapat menghambat kinerja mesin.

5. Gunakan bahan bakar yang tepat
Untuk menghindari BBM boros pada mobil injeksi yaitu dengan mengikuti rekomendasi produsen mobil untuk menggunakan bahan bakar dengan RON minimal 90 (contohnya Pertalite) atau 92 (contohnya Pertamax). Beberapa mobil bahkan disyaratkan untuk menggunakan bensin dengan minimum RON 95.

Kesimpulan dari solusi di atas, selain dapat menghemat bahan bakar, Anda juga sekaligus merawat dan melindungi kendaraan Anda. Apabila terjadi kerusakan, kendaraan mendapatkan perawatan dengan tepat dan tidak menguras kantong pribadi jika sudah memiliki asuransi. 


Artikel ini bersumber dari www.alinea.id.