Jakarta: DPRD DKI Jakarta telah sepakat mengusulkan tiga nama kandidat Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan. Pengamat politik Hendri Satrio menyebut ketiganya harus tunduk kepada warga Jakarta dan fokus melanjutkan program kerja Gubernur yang belum tuntas.
 
Hal ini lantaran para kandidat Pj Gubernur DKI dinilai Hendri dekat dengan para pejabat di Istana. Sehingga muncul kekhawatiran ada konflik kepentingan saat menjalankan roda pemerintahan di Provinsi DKI Jakarta.
 
“Ketiga nama ini secara profil memiliki kesamaan, yaitu punya citra dekat dengan orang kuat di Republik ini. Pak Heru misalkan dicitrakan dekat dengan Presiden Jokowi, kemudian Sekda DKI ada kesan jadi orangnya Wapres. Sementara Bahtiar sebagai Dirjen Kemendagri merupakan orangnya Tito Karnavian,” ujar Hendri kepada Metro TV, Jumat, 16 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun demikian, sambung Hendri, ketiga calon memiliki kelebihan masing-masing untuk melanjutkan tugas Anies Baswedan. Para kandidat sudah memiliki pengalaman memimpin birokrasi pemerintahan.
 
“Heru pernah menjadi Walikota Jakarta Utara, Bahtiar pasti paham betul sistem pemerintahan Provinsi, bahkan Sekda sudah lama berkiprah bersama Gubernur DKI,” katanya.
 
Dosen Komunikasi Politik ini mengingatkan Pj Gubernur DKI yang dipilih Presiden Jokowi harus melanjutkan program yang dinilai baik. Selain itu, Pj Gubernur juga harus tunduk pada aspirasi warga Jakarta.
 
“Siapapun yang dipilih bisa mengerti, memahami dan meyakini atasannya bukan Presiden ataupun Mendagri. Tapi atasannya DPRD dan rakyat Jakarta. Dan Gubernur terpilih bisa mendengarkan apa keinginan warga DKI Jakarta, melakukan hal hal baik dan tidak memiliki agenda politik tertentu pada Pilgub 2024,” ujar Hendri.
 

 
Sebanyak tiga nama calon PJ Gubernur DKI Jakarta usulan DPRD telah diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka ialah Kepala Sekretriat Kepresidenan (Kasetpres) Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali, dan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri Bahtiar.
 
Sedangkan, tiga nama dari Kemendagri masih digodok. Keenam nama calon PJ Gubernur Jakarta itu akan diserahkan ke Presiden Jokowi untuk diputuskan.
 

(END)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.