Jakarta: Harga minyak dunia terkoreksi pada perdagangan hari ini. Harga minyak dunia terkoreksi karena banyak negara membeli minyak dari Rusia dengan harga murah.
 
Pada pembukaan perdagangan Kamis, 21 Juli 2022, harga minyak acuan brent sebanyak USD106 per barel atau turun 0,13 persen. Kemudian harga minyak acuan WTI sebanyak USD99 per barel atau turun 0,27 persen. Tak hanya itu harga gas juga terkoreksi sebanyak 1,51 persen.
 

Dikutip dari Oilprice.com, Tiongkok terus membeli minyak mentah Rusia yang didiskon dan melahap kadar minyak mentah The Eastern Siberia-Pacific Ocean oil pipeline (ESPO) dari Timur Jauh Rusia, sehingga meningkatkan arus perdagangan global.
 
ESPO adalah salah satu campuran favorit penyulingan kilang minyak independen Tiongkok yang disebut teko. ESPO, yang dikapalkan Rusia dari pelabuhan Timur, ditawarkan dengan diskon 10 persen dibandingkan dengan minyak mentah berkualitas serupa dari Brasil atau Afrika Barat.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ESPO memberikan diskon sekitar USD1-USD2 per barel untuk patokan internasional brent. Sementara minyak mentah Lula dan Sapinhoa Brasil, misalnya, ditawarkan dengan harga premium USD10 per barel di atas brent.
 
Tingginya permintaan untuk minyak mentah Rusia yang lebih murah dibandingkan dengan kelas saingannya telah mengurangi impor Tiongkok dari Afrika Barat. Bahkan memaksa Iran untuk juga mengurangi harga minyak mentahnya ke Tiongkok.
 
ESPO juga menarik karena pengiriman dari pelabuhan Kozmino di Timur Jauh Rusia memakan waktu sekitar empat hari, dibandingkan dengan dua bulan untuk pengiriman kargo dari Brasil.
 
Tingginya permintaan Tiongkok untuk minyak mentah Rusia yang lebih murah terbukti dalam data bea cukai Tiongkok yang dirilis pada Rabu, yang menunjukkan Rusia tetap menjadi pemasok minyak utama Tiongkok di depan Arab Saudi untuk bulan kedua berturut-turut, sementara impor minyak Saudi merosot.
 
Pada Juni, Tiongkok mengimpor sekitar 1,77 juta barel per hari (bph) minyak Rusia, di bawah rekor bulan sebelumnya, tetapi masih jauh di depan pengiriman dari Arab Saudi, menurut data bea cukai yang dikutip oleh Reuters.
 
Impor minyak Tiongkok dari Arab Saudi merosot menjadi 1,23 juta barel per hari, dari 1,84 juta barel per hari pada Mei, dan 30 persen di bawah impor Juni 2021. Pada Mei, Tiongkok mengimpor rekor volume minyak mentah Rusia, dengan kedatangan melonjak 55 persen menjadi hampir dua juta barel per hari.
 

(SAW)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.