Dukungan PAMA dan YDBA untuk Kualitas Pendidikan Lebih Baik

PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menyerahkan bantuan alat sekolah berupa kursi dan meja sebanyak 20 set kepada SDN 4 Cileungsi yang merupakan Sekolah Adiwiyata binaan PAMA di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keduapuluh set meja dan kursi ini merupakan produksi UMKM binaan Yayasan Dhama Bhakti Astra.

Kolaborasi YDBA dan Pamapersada ini dilakukan sebagai kontribusi perusahaan dalam Pendidikan di Indonesia. Maidi Irvan, Dept. Head Corporate Social Responsibly (CSR) PAMA, menyampaikan, PAMA akan terus berkontribusi dalam mendukung Pendidikan di Indonesia melalui penyediaan alat sekolah berupa kursi dan meja yang mendukung proses pembelajaran.

“PAMA akan kembali memberikan bantuan meja dan kursi buatan UMKM binaan YDBA tersebut untuk kebutuhan dua kelas, apabila SDN 4 Cileungsi konsisten menunjukkan keberhasilannya menjadi Sekolah Adiwiyata,” tambahnya.

Sebagai informasi, Sekolah Adiwiyata merupakan sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih dan indah. SDN 4 Cileungsi sendiri merupakan SD binaan PAMA yang berhasil manjadi Sekolah Adiwiyata.

Dalam penyerahan bantuan ini, Ida R. M. Sigalingging menyampaikan apresiasinya pada PAMA yang selama ini menjadi partner YDBA dalam pembinaan UMKM. Ida mengatakan, PAMA bukan hanya berkontribusi terhadap UMKM, tetapi juga Pendidikan di Indonesia.

“Kami berharap apa yang dilakukan PAMA akan terus berkelanjutan dan mendorong perusahaan lain untuk melakukan hal yang sama, yaitu mendukung pendidikan Indonesia melalui bantuan infrastruktur sekolah dengan mengoptimalkan produk buatan UMKM Indonesia,” tutur Ida.

Sebelumnya, dukungan alat belajar ini juga diberikan untuk sekolah di NTT, dengan total nilai sumbangan hampir Rp 2 miliar. Tentu saja dukunban ini seperti halnya yang dilakukan di Cileungsi, dalam menyediakan bantuan alat belajar dengan menggandeng UMKM binaan YDBA di wilayah NTT. Untuk sekolah di Cileungsi ini rencananya akan ditambah bantuan set kursi dan meja untuk dua kelas lagi.

Set kursi dan meja yang diserahkan pada CSR ini merupakan buatan dari UMKM binaan YDBA yaitu CV Putra Mandiri Logam UMKM Manufaktur ini berlokasi di Tarikolot, Citeureup Bogor. Perusahaan ini bergerak di bidang pengerjaan logam, khususnya pembuatan furniture logam.

Bermula dari bengkel kecil yang beroperasi pada tahun 2010 dengan karyawan sebanyak 2 orang, saat ini CV Putra Mandiri Logam memiliki karyawan sebanyak 30 orang. Dalam menjalankan bisnisnya, perusahaan yang didirikan oleh H. Acep ini mengedepankan standar quality, cost dan delivery (QCD) yang dibutuhkan oleh customer.

Dengan QCD tersebut, CV Putra Mandiri Logam dipercaya oleh berbagai perusahaan untuk memasok produknya, termasuk ke tier 1 perusahaan Grup Astra. UMKM ini juga aktif dalam menjalankan dan menerapkan program pembinaan yang dilakukan YDBA, antara lain pelatihan serta pendampingan yang bersifat manajemen maupun teknis.\

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.