Kamis, 21 Juli 2022 – 19:39 WIB

VIVA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Jakarta sebagai barometer ekonomi nasional dan kota megapolitan. Aktivitas perekonomian di Jakarta tentu akan menjadi barometer kegiatan perekonomian bagi daerah lain di Indonesia. Kontribusi Jakarta secara ekonomi bagi nasional juga terbesar, yaitu sebesar 17,19 persen.  

“Peran Jakarta dalam menjaga inflasi nasional sangat besar. Hal ini terlihat dalam perhitungan Bank Indonesia (2020) yang menyatakan bahwa bobot inflasi Jakarta terhadap nasional sebesar 27,33 persen. Maka jika inflasi di Jakarta tinggi, maka tinggi pula inflasi secara nasional,” kata Riza di Jakarta, Kamis, 21 Juli 2022.
 
Inflasi diperkirakan akan naik tahun 2022 ini. Dari sisi harga, kata dia, inflasi Jakarta tahun 2022 diperkirakan lebih tinggi daripada tahun 2021, seiring dengan membaiknya kondisi permintaan yang didorong aktivitas ekonomi yang lebih tinggi. 

Berdasarkan data inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi daerah-daerah di Pulau Jawa pada Mei 2022 saja sebagian besar berada dalam kisaran sasaran inflasi nasional dan berada dalam tren meningkat.

Wagub Riza Sebut Peran Jakarta Jaga Inflasi Nasional Sangat Besar

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

 
“Walau demikian, kita bersyukur, berkat kerja TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) dan kerja sama berbagai pihak, Jakarta relatif bisa mengendalikan inflasinya bahwa dari 6 provinsi di Pulau Jawa, hingga Mei 2022, DKI Jakarta berhasil menjaga inflasi dalam sasaran target yaitu 2,27 persen (yoy) dan merupakan provinsi dengan inflasi terendah dibandingkan provinsi lainnya di Pulau Jawa,” ucapnya. 
 
Ia pun menambahkan, inflasi spasial per Mei 2022 menunjukkan Jakarta berada di posisi nomor 2 terendah dari 34 provinsi se-Indonesia, artinya inflasi Jakarta masih berada dalam rentang target inflasi nasional dan upaya menjaga daya beli masyarakat dapat dipertahankan. 
 
“Capaian nilai inflasi Provinsi DKI Jakarta yang tercatat sebagai inflasi terendah di Pulau Jawa ini adalah prestasi yang harus terus dipertahankan. Untuk itulah semoga forum ini akan makin meningkatkan kemampuan TPID dalam menjaga stabilitas inflasi di DKI Jakarta,” katanya. 

Pengendalian Inflasi

Dia juga menekankan pentingnya meningkatkan kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam pengendalian inflasi di Jakarta.  

“Kolaborasi dan penggunaan informasi IT untuk pengendalian inflasi di DKI Jakarta sangat penting,” katanya. 

Artikel ini bersumber dari www.viva.co.id.