Senin, 8 Agustus 2022 – 18:23 WIB

VIVA Travel –  Roadshow Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 terus berlanjut.  Sandi yang akrab disapa Mas Menteri itu mengunjungi Desa Wisata Kampong Melayu BML di Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), beberapa waktu lalu. 

Mas Menteri tiba di Waterfront pintu jalan Barito langsung disambut hangat. Tradisi palang pintu, aksi silat, serta tradisi tabur beras kuning menambah kesemarakan seremonial penyambutan yang dipimpin oleh tetua tokoh agama setempat. Tampak Gubernur Kalbar Sutarmidji dan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendampingi Mas Menteri dan rombongan. 

Bahkan, Mas Menteri dan rombongan diajak mengikuti irama Tarian Jepen. Itu merupakan tarian tradisional yang merepresentasikan kebudayaan Melayu yang dinamis, atraktif, energik, dan bersahaja. Kemudian, Mas Menteri mencoba Cucol Meriam Karbit. Sebuah tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini yang biasanya dimainkan saat puasa, Lebaran, dan tahun baru.

Sandiaga Ungkap Potensi Desa Wisata Kampong Melayu

Kemenparekraf Sandiaa Uno

Dalam sambutannya, Mas Menteri berharap, keberlanjutan tongkat estafet pemerintahan agar pembangunan-pembangunan di Kalbar dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan. ”Untuk siapa? Untuk masyarakat. Kami yakin dengan kebersamaan, kita bangun pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan selamat Desa Wisata Kampung Melayu BML,” ujar Sandi, disambut riuh tepuk tangan. 

Sandi mengungkapkan hasil dialognya dengan warga yang memiliki usaha jasa penyewaan sampan di desa wisata. ”Tadi saya bicara dengan Bapak Ian yang memiliki sampan. Semenjak ini dibangun, dia menyatakan penghasilannya meningkat signifikan. Saya sangat optimis jika kita terus melakukan pembangunan yang berpihak kepada penghasilan dan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja seperti sektor parekraf di mana Kampung Melayu BML ini fokus, kita bisa. Mudah-mudahan nanti menciptakan yang Indonesia sejahtera adil dan makmur,” beber Sandi.

Desa Wisata Kampung Melayu BML masuk dalam 50 desa wisata terbaik ADWI 2022. Desa tersebut akan diberikan pendampingan dan pembinaan oleh mitra strategis Kemenparekraf/Baparekraf. Yaitu Astra, BCA, BNI, dan Grab. Khusus untuk Desa Wisata Kampung Melayu BML, akan mendapatkan pembinaan dari BCA selama satu tahun. Seperti halnya desa wisata yang lain, destinasi wisata di desa itu telah memenuhi standar penilaian tim juri ADWI 2022 yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa.

Artikel ini bersumber dari www.viva.co.id.