2 menit

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian PUPR, terus mematangkan rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kali ini, muncul wacana Kota Sejong di Korea Selatan yang bakal dijadikan sebagai percontohan.

Beberapa waktu lalu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dikutip dari laman PUPR, Menteri Basuki meninjau implementasi Kotabaru dan Kota Cerdas (Smart City) di Korsel.

Setidaknya ada empat kota yang ditinjau oleh Menteri Basuki saat kunjungan kerjanya di kota Ginseng tersebut.

Adapun empat kota itu adalah Kota Sejong, Kota Busan, Kota Hijau Songsan, dan Kota Baru Song-do.

Dalam artikel ini akan membahas seputar Kota Sejong jadi percontohan pembangunan IKN.

Kota ini juga direkomendasikan langsung oleh Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol sebagai referensi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kota Sejong Jadi Percontohan Pembangunan IKN

PUPR Studi Banding ke Korsel, Kota Sejong Bakal Jadi Percontohan IKN?

Salah satu kota yang bisa menjadi percontohan adalah Kota Khusus Otonom Sejong dan secara de facto adalah Ibu Kota Administratif Korsel.

Sejong sendiri dibangun dengan menerapkan filosofi desentralisasi dan pemerataan pertumbuhan.

Kota Sejong pun menjadi model baru desentralisasi sesuai dengan era demokrasi untuk meningkatkan standar hidup masyarakat dengan konsep Smart City.

Artinya, semua aspek kehidupdan yang ada di Sejong akan terintegrasi dengan teknologi.

Pembanguan Kota Sejong sendiri mulai dibangun pada tahun 2007 dan resmi dibuka resmi pada  2019.

Lalu pada 2015, sejumlah kementerian dipindahkan dari Seoul ke Sejong.

Dikutip dari situs Pemerintah Kota Sejong, luas area kota itu adalah 465 kilometer persegi.

Kota ini berjarak sekitar 125 kilometer dari selatan Seoul.

Penamaan Sejong diambil dari nama raja yang berkuasa pada Dinasti Joseon selama 53 tahun sejak 1397, yakni Raja Sejong yang Agung.

Presiden Korsel Rekomendasikan Kota Sejong

Presiden Jokowi dan Presiden Korsel

Sumber: Dokumentasi/Sekretariat Presiden

Pertemuan bilateral Presiden Jokowi dan Presiden Yoon Suk-yeol pada Kamis (28/7/2022) membuahkan sejumlah hasil bagi kedua negara.

Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan Indonesia bisa menjadikan pembangunan Sejong sebagai referensi dalam membangun IKN.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Presiden Jokowi di Kantor Kepresidenan Yongaan di Seoul, Korsel.

“Pengalaman Korsel dalam pembangunan Sejong bisa dijadikan referensi yang baik bagi Indonesia,” ujarnya dikutip dari Youtube Sekretaria Presiden.

Dalam pertemuan itu pun, Indonesia dan Korsel sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam pembangunan IKN.

Presiden Yoon Suk-yeol menuturkan bahwa kedua negara menyepakati amandemen MoU pemindahan dan pembangunan IKN.

“Hal ini akan menjadi fondasi bagi perusahaan-perusahaan Korsel berkontribusi besar dalam pembangunan IKN,” tuturnya.

***

Semoga membantu, Property People!

Temukan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Marigold Botanic Living at Navapark dapat jadi pilihan tepat jika kamu sedang mencari hunian elegan di Tangerang.

Informasi lengkap sila kunjungi  www.99.co.id dan rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.