3 menit

Kini, Indonesia sudah menghadirkan tipe hunian bernama aparthouse alias rumah apartemen. Kira-kira, apa perbedaan aparthouse dan apartemen, ya? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Secara sederhana, istilah aparthouse merujuk pada hunian tapak dengan desain yang compact seperti apartemen berstatus kepemilikan Hak Milik.

Konsep hunian ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan kaum urban untuk memiliki rumah sendiri.

Berbeda dengan apartemen, bangunannya terdiri dari ratusan, bahkan ribuan unit, serta berstatus kepemilikan Hak Guna Bangunan.

Tidak percaya?

Untuk lebih jelasnya, ini dia ulasan lengkap perbedaan aparthouse dan apartemen!

Perbedaan Aparthouse dan Apartemen

Menilik Perbedaan Aparthouse dan Apartemen. Ini Kelebihannya!

Hunian berkonsep aparthouse sebenarnya sudah populer di Amerika sejak tahun 1870-an.

Para arsitek mengembangkannya untuk mengatasi krisis rumah di perkotaan serta keterbatasan lahan.

Bangunannya terdiri dari 3-4 lantai yang luasnya compact mirip dengan apartemen.

Untuk memisahkan rumah dan juga sebagai penghubung antar lantai, para developer zaman dulu menggunakan konsep split level.

Ini membuat interior aparthouse tidak terkesan sumpek meski bentuknya compact.

Selain itu, berbeda dari apartemen, setiap unit aparthouse berdiri sendiri di atas satu lahan.

Karena itulah status kepemilikannya bukan strata title, tetapi SHM alias Sertifikat Hak Milik.

Perbedaan aparthouse dan apartemen berikutnya terlihat dari segi lokasi serta ketersediaan fasilitas.

Secara lokasi, aparthouse biasanya berada di tengah kota karena sasarannya memang generasi muda dengan mobilitas tinggi.

Misalnya saja seperti Sembawang Aparthouse yang berlokasi di TB Simatupang, Jakarta.

Sementasa itu dari segi fasilitas, tidak jauh berbeda dari apartemen pada umumnya.

Namun, aparthouse ini menawarkan beragam keunggulan menarik seperti fasilitas rooftop di setiap unit dan area clubhouse. 

Salah satunya sistem smart home yang memungkinkan seluruh perangkat elektronik terhubung dalam satu perangkat, yakni smartphone.

Keuntungan apa lagi yang bisa didapatkan jika tinggal di aparthouse?

Berikut penjelasan lengkapnya!

Keunggulan Tinggal di Aparthouse

1. Desainnya Lebih Trendi

ruang tamu aparthouse

Secara desain, aparthouse memiliki tampilan fasad yang trendi dengan interior compact.

Fokus utamanya adalah memadukan konsep rumah tapak dengan apartemen.

Karena itu, meski ukuran lahannya kecil, ruangan yang tersedia di dalamnya lengkap.

Ada 2-3 kamar tidur, kamar mandi, carport, hingga area rooftop pada lantai teratas.

Selain itu, desain interiornya pun identik dengan konsep modern minimalis yang tengah populer.

2. Sertifikat Hak Milik

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, status kepemilikan hunian ini bukan strata title seperti apartemen biasa.

Apabila membeli aparthouse, kamu akan mendapatkan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Pasalnya, setiap unit hunian berdiri di atas satu tanah sendiri seperti rumah tapak.

Hal inilah yang menjadi perbedaan utama aparthouse dan apartemen.

3. Lokasinya Strategis

Proyek hunian tipe aparthouse memiliki lokasi yang sangat strategis, yakni di tengah kota.

Karena itu, penghuninya bisa dengan mudah mencapai pusat bisnis, kawasan pendidikan, rumah sakit, hingga area perbelanjaan.

Untuk kamu yang memiliki mobilitas tinggi, hal ini tentu sangat menguntungkan sebab bisa memangkas waktu di perjalanan.

4. Harga yang Kompetitif

perbedaan aparthouse dan apartemen

Keunggulan berikutnya adalah aparthouse sangat kompetitif dari segi harga.

Kamu bisa mendapatkan hunian 3-4 lantai lengkap dengan rooftop di pusat kota dengan kisaran harga Rp1-2 miliar saja.

Ini tentu sangat menggiurkan, mengingat harga tanah di kawasan ibu kota memang sudah melambung tinggi.

Apabila menginginkan hunian yang terjangkau, biasanya kamu harus mencari di pinggiran atau perbatasan kota.

5. Dilengkapi Sistem Smart Home

Terakhir, aparthouse umumnya menawarkan sistem smart home yang super canggih.

Semua perangkat elektronik dapat terhubung dengan smartphone sehingga kamu bisa mengontrolnya dari jarak jauh.

Selain itu, setiap unit memiliki smart lock system yang memungkinkanmu menguncinya melalui sidik jari, pin, hingga kartu.

Kekurangan Tinggal di Aparthouse

1. Pilihannya Masih Terbatas

contoh aparthouse

Meski menawarkan banyak keuntungan, tentu tipe hunian ini juga memiliki kekurangan.

Salah satunya adalah terbatasnya pilihan aparthouse yang tersedia di Indonesia.

Namun, jika kamu tertarik membelinya, maka Aparthouse Sembawang di TB Simatupang bisa jadi pilihan.

Proyek residensial ini menawarkan unit aparthouse 3 lantai di harga Rp1,5-2,1 miliar.

Selain itu, di dalamnya ada fasilitas umum berupa kolam renang, gym, hingga club house.

2. Denah Rumah Tidak Ramah Lansia

Kelemahan berikutnya adalah layout rumah tidak ramah lansia.

Pasalnya, di dalamnya ada banyak anak tangga yang menjadi penghubung antar lantai.

Karena itu, untuk mengelilingi rumah kamu membutuhkan energi ekstra.

Tidak hanya itu, ada risiko terpeleset di anak tangga apabila kamu tidak berhati-hati.

***

Semoga informasinya bermanfaat untukmu ya, Sahabat 99.

Jangan lupa, simak artikel menarik lainnya hanya  di Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari hunian impian?

Kalau begitu, kunjungi saja 99.co/id dan rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.