2 menit

Harga rumah seken di Indonesia pada Juni 2022 tercatat naik tipis sebesar 0,6 persen dari bulan sebelumnya. Secara tahunan, Medan menjadi salah satu daerah yang mengalami kenaikan lebih tinggi dari daerah lainnya.

Berdasarkan Flash Report 99 Group Edisi Juli 2022, harga rumah seken naik sebesar 3,2 persen secara year on year (yoy).

Laporan tersebut mencatat 9 dari 13 kota mengalami kenaikan harga secara yoy.

Namun, kenaikan tertinggi harga rumah seken di Indonesia rupanya tidak terjadi di Jabodetabek.

Kenaikan harga rumah seken tertinggi di Indonesia hingga Juni 2022 terjadi di Medan, yakni sebesar 11,2 persen.

Alhasil, Medan merupakan kota dengan kenaikan harga tercepat secara tahunan dibandingkan wilayah lainnya di Indonesia.

Adapun Surakarta menempati posisi pertama kenaikan harga rumah bekas secara bulanan (mom) sebesar 2,1 persen.

Bagi kamu yang sedang mencari rumah bekas, simak laporan selengkapnya di bawah ini!

Harga Rumah Seken di Indonesia Naik

Harga Rumah Seken di Indonesia Naik, Medan Paling Tinggi!

sumber: Flash Report 99 Group Edisi Juli 2022

Tidak hanya Medan, laporan Flash Report 99 Group juga mencatat bahwa kenaikan harga rumah bekas juga terjadi di daerah lainnya.

Berikut rincian kenaikan harga rumah bekas secara tahunan dan bulanan, Sahabat 99.

Kenaikan harga rumah seken (yoy):

  • Jakarta 2,5 persen
  • Tangerang 6,08 persen
  • Depok 8,4 persen
  • Bogor 1,6 persen
  • Bekasi 1,4 persen.

Kenaikan harga rumah seken (mom)

  • Jakarta 0,1 persen
  • Tangerang 0,5 persen
  • Depok 1,3 persen
  • Bogor 1,7 persen
  • Bekasi 1,0 persen.

Tidak hanya Jabodetabek, harga rumah seken di kota-kota besar lain juga mengalami kenaikan secara tahunan dan bulanan.

Secara mom, kenaikan rumah bekas di Bandung tumbuh 0,8 persen, Surabaya 0,2 persen, Semarang 0,4 persen, dan Surakarta 0,8 persen.

Sementara itu, secara yoy kenaikan harga rumah di Bandung sebesar 4,1 persen, Semarang 3,4 persen, Medan 11,2 persen, dan Makassar 3,5 persen.

Adapun Surabaya tidak mengalami perubahan harga, sedangkan Yogyakarta serta Surakarta turun 1,8 persen dan 0,5 persen pada periode yang sama.

Suplai Rumah Meningkat

Kenaikan harga rumah bekas dibarengi dari sisi suplai yang juga tumbuh sebesar 2,4 persen (mom) dan 22,3 persen (yoy).

CEO 99 Group Indonesia Wasudewan mengatakan pertumbuhan suplai hunian terus meroket terjadi untuk berbagai tipe properti termasuk rumah seken.

“Pertumbuhan suplai hunian yang terus meroket terjadi untuk berbagai tipe properti, termasuk secondary house. Bersamaan dengan pulihnya permintaan pasar properti di tanah air, tentunya kita perlu juga menjaga suplai bisa tumbuh di angka yang sama, supaya kebutuhan konsumen dapat terpenuhi,” katanya.

“Inilah yang kemudian jadi alasan kami, untuk terus memantau pergerakan pasar properti di berbagai daerah di Indonesia, menggunakan database dan kekuatan riset mendalam dari tim kami,” lanjutnya.

Lokasi Populer Rumah Seken

sumber: Flash Report 99 Group Edisi Juli 2022

Meskipun Medan menjadi kota dengan kenaikan tertinggi, lokasi populer rumah bekas masih di Jabodetabek.

Laporan Flash Report 99 Group mencatat, Tangerang adalah daerah paling populer dengan persentase 16,7 persen.

Kemudian diikuti Jakarta Barat (11,6 persen) dan Jakarta Selatan (9,2 persen).

Tangerang juga mengalami peningkatan proporsi enquiries terbesar (mom) sebesar 0,7 persen, diikuti Jakarta Utara 0,5 persen.

Nah, bagi kamu yang ingin melihat laporan selengkapnya, silakan unduh Flash Report Juli 2022 sebagai bahan rujukan sebelum mencari rumah impian.

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99…

Simak artikel lainnya hanya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com bagi kamu yang sedang cari rumah.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga, salah satunya dari Alexandria Premiere Cimanggis!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.