Hal penting yang perlu dipertimbangkan saat membeli polis asuransi kesehatan Prudential adalah apa saja penyakit yang tidak ditanggung Asuransi Prudential

Prudential merupakan salah satu perusahaan asuransi swasta berkredibilitas tinggi yang menawarkan banyak produk asuransi, seperti asuransi kesehatan, jiwa dan pendidikan. 

Khusus produk asuransi kesehatan, Prudential menawarkan manfaat proteksi akan lebih dari 60 gangguan kesehatan kritis kepada pemilik premi asuransi.

Bentuk proteksi yang dimaksud adalah pemberian santunan tunai. Namun, selain penyakit yang ditanggung Prudential, ada juga penyakit yang tidak ditanggung asuransi Prudential. Artikel ini akan mengulas tentang kedua hal tersebut.

Daftar penyakit yang tidak ditanggung asuransi Prudential

Perlu dipahami bersama bahwa 18 penyakit yang tidak ditanggung asuransi Prudential ini hanya berlaku saat usia polis asuransi kamu kurang dari atau baru 12 bulan sejak pembelian polis asuransi. 

Akan tetapi, bila usia polis asuransi kamu sudah mencapai lebih dari 12 bulan, maka semua penyakit-penyakit di bawah ini bisa di-cover oleh Prudential.

Delapan belas penyakit yang tidak ditanggung asuransi Prudential, di antaranya sebagai berikut:

  1. Tuberkulosis
  2. Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler)
  3. Batu pada ginjal, saluran kemih atau kandung kemih
  4. Penyakit kencing manis
  5. Kondisi abnormal rongga hidung, sekat hidung atau kerang hidung (turbinates), termasuk sinus
  6. Hysterektomi (dengan atau tanpa Salpingo-Ooforektomi)
  7. Semua jenis tumor/benjolan/kista
  8. Semua jenis kelainan sistem reproduksi, termasuk endometriosis, fibroid/miom di rahim
  9. Batu pada sistem saluran empedu
  10. Penyakit kelenjar gondok (tiroid)
  11. Semua jenis hernia
  12. Diskus intervertebrata yang menonjol
  13. Penyakit tekanan darah tinggi
  14. Tukak pada lambung atau usus 12 jari
  15. Penyakit pada tonsil atau adenoid
  16. Wasir
  17. Fistula di anus
  18. Katarak

Daftar penyakit yang ditanggung Prudential

Walaupun kini kamu merasa sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit bawaan yang serius, tetapi bukan berarti di masa yang akan datang kamu akan terhindar dari penyakit kritis. 

Penyakit kritis bisa terjadi kepada siapa pun dan dalam kondisi apapun sehingga kamu harus pintar mengantisipasinya.

Biaya pengobatan penyakit kritis cukup mahal, bila tidak mengantisipasinya sejak dini maka kamu akan kewalahan saat hal tersebut terjadi. 

Sekalipun kamu mengklaim bahwa kamu telah menjalani gaya hidup sehat, tetapi ada banyak kasus di mana orang yang menjalani gaya hidup sehat juga mungkin saja mengidap penyakit kritis di masa tuanya.

Prudential memiliki manfaat perlindungan kesehatan kepada nasabahnya. Kamu perlu mengetahui jenis penyakit yang ditanggung Prudential agar bisa mengajukan klaim untuk merasakan manfaat perlindungan tersebut. 

Berikut ini 34 penyakit kritis yang ditanggung Prudential, di antaranya sebagai berikut:

  1. Pembedahan arteri koronaria
  2. Kanker
  3. Transplantasi organ penting
  4. Kehilangan kemampuan bicara
  5. Koma
  6. Penyakit Parkinson
  7. Penyakit Alzheimer’s
  8. Penyakit paru kronik
  9. Multiple sclerosis
  10. Anemia Aplastik
  11. Kolitis Ulseratif
  12. Ensefalitis
  13. Penyakit Hati Kronik
  14. HIV Yang Didapatkan Melalui Transfusi Darah
  15. Distrofi Muskular
  16. Serangan jantung
  17. Kelumpuhan (paralysis)
  18. Lupus Eritematosus Sistemik (SLE = Systemic Lupus Erythematosus)
  19. Stroke
  20. Luka bakar
  21. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
  22. Hepatitis Viral Fulminan
  23. Poliomyelitis
  24. Gagal ginjal
  25. Kelainan Pembuluh Darah Koroner Yang Serius
  26. Disabling Primary Pulmonary Hypertension
  27. Trauma Kepala Serius
  28. Operasi pembuluh darah aorta
  29. Operasi katup jantung
  30. Penyakit Crohn
  31. Meningitis Bakterial
  32. Ketulian
  33. Motor neuron disease
  34. Tumor jinak otak

Daftar produk asuransi penyakit kritis Prudential 

Prudential memiliki 6 polis asuransi kesehatan untuk kondisi atau penyakit kritis. Tiap-tiap polis asuransi memiliki manfaat proteksi yang berbeda-beda. 

Kamu bisa mempelajarinya terlebih dulu untuk memutuskan akan memiliki polis asuransi penyakit kritis yang terbaik untuk kondisi kamu saat ini.

Namun, polis asuransi penyakit kritis ini sifatnya sebagai polis tambahan. Dengan kata lain, nasabah harus memiliki polis asuransi dasar dulu untuk bisa memiliki polis asuransi penyakit kritis ini. 

Berikut ini informasi lengkap dari keenam polis asuransi kesehatan untuk kondisi atau penyakit kritis.

1. PRUEarly Stage Crisis Cover Plus

Premi asuransi untuk penyakit kritis yang pertama adalah PRUEarly Stage Crisis Cover Plus yang memberikan perlindungan kepada nasabah dari 112 kondisi kesehatan kritis ditambah 7 kondisi kritis lainnya, seperti:

  • Kompilasi diabetes,
  • Kanker dengan metastasis,
  • Angioplasty,
  • Stroke parah,
  • Serangan jantung ekstensif,
  • Transplantasi jantung maupun paru-paru,
  • Kelumpuhan anggota gerak tubuh (quadriplegia) total sebagai akibat dari cedera tulang punggung.

Kamu baru bisa merasakan manfaat polis PRUEarly Stage Crisis Cover Plus bila memiliki dua polis dasar yakni PRUlink Generasi Baru dan PRUuniversal Life.

Manfaat pertanggungan berupa uang santunan tunai ini akan diberikan berdasarkan golongan stadium yang diderita pasien. 

Untuk pasien stadium awal akan diberikan perlindungan sebesar 50 persen, sedangkan stadium menengah dan akhir mendapatkan manfaat pertanggungan sebesar 100 persen.

2. PRUCritical Hospital Cover

PRUCritical Hospital Cover merupakan polis asuransi penyakit kritis tambahan yang bisa didapatkan apabila kamu memiliki polis asuransi dasar PRULink Generasi Baru. 

Polis asuransi ini memberikan proteksi terhadap 12 kondisi kritis mulai dari evaluasi medis sampai tahap pemulihan. Kondisi kritis tersebut di antaranya:

  • Angioplasty,
  • Pembedahan Katup Jantung Terbuka,
  • Gagal Ginjal,
  • Transplantasi Organ Penting,
  • Pengangkatan Satu Ginjal,
  • Kanker,
  • Stroke,
  • Pembedahan terbuka pada Pembuluh Darah Aorta,
  • Pengangkatan Hati,
  • Serangan Jantung Tindakan Bedah Bypass Pembuluh Darah Jantung,
  • Pengangkatan Satu Paru,
  • Penatalaksanaan Invasif Lain untuk Penyakit Pembuluh Darah Jantung.

Besaran manfaat pertanggungan yang akan didapatkan nasabah hingga Rp15 miliar per tahun tergantung plan yang dipilih nasabah. 

Khusus untuk pemantauan kesehatan, manfaat perlindungan yang akan kamu rasakan mulai dari perawatan aktif sampai 5 tahun ke depan.

3. PRUJuvenile Crisis Cover

PRUJuvenile Crisis Cover merupakan polis asuransi kesehatan tambahan yang diperuntukan untuk anak-anak yang mengidap penyakit kritis. Tambahan polis asuransi PRUJuvenile Crisis Cover baru bisa dirasakan bila kamu memiliki polis asuransi dasar PRUlink generasi baru dan PRUmy child untuk si buah hati.

Ada 32 jenis penyakit yang ditanggung Prudential, seperti penyakit tangan-kaki-mulut yang diikuti dengan kompilasi penyakit berat, kawasaki, kanker dan penyakit kritis lainnya yang tertulis pada tabel manfaat pertanggungan.

4. PRUTotal Critical Protection (PRUTop)

Sesuai dengan namanya PRUTop, polis asuransi PRUTotal Critical Protection (PRUTop) adalah polis asuransi tambahan yang memberikan perlindungan kesehatan atas kondisi atau penyakit kritis terlengkap dengan maksimal manfaat pertanggungan mencapai Rp5 miliar per jiwa.

Ada dua skema yang bisa kamu pilih. Skema pertama adalah PRUCrisis Cover Benefit 34/Plus 61 + PRUTotal Critical Protection PLAN 1, di mana manfaat perlindungan akan diberikan sebesar 100 persen untuk tertanggung yang mengalami kondisi major atas perawatan, tindakan dan ketidakmampuan yang diderita sesuai tabel pertanggungan kondisi major PRUTotal Critical Protection PLAN 1.

Adapun skema yang kedua adalah PRUEarly Stage Crisis Cover/Plus + PRUTotal Critical Protection PLAN 2. Di mana manfaat perlindungan akan diberikan sebesar 100 persen atau sebanyak sisa uang pertanggungan bila tertanggung mengalami kondisi major yang tertulis pada tabel pertanggungan kondisi major dan minor PRUTotal Critical Protection Plan 2 atau tertanggung meninggal dunia.

Perlindungan tetap diberikan bila tertanggung mengidap gangguan kesehatan atau kondisi kritis yang belum ditemukan. Polis asuransi dasar yang mengikuti adalah PRULink Generasi Baru dan PRULink Assurance Account.

5. PRUCrisis Cover Benefit Plus 61

Polis asuransi tambahan PRUCrisis Cover Benefit Plus 61 memberikan manfaat perlindungan kepada nasabahnya dari 61 gangguan kesehatan atau kondisi kritis dengan catatan bahwa nasabah telah memiliki polis asuransi dasar PRUlink Generasi Baru.

Kondisi kritis yang dimaksud termasuk juga angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk penyakit pembuluh darah jantung. 

Total manfaat perlindungan yang akan didapatkan sebesar 110 persen uang pertanggungan yang terdiri dari 100 persen uang pertanggungan meninggal akibat penyakit atau kecelakaan tanpa dikenakan masa bertahan hidup dan 10 persen uang pertanggungan untuk  angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk penyakit pembuluh darah jantung.

6. PRUCrisis Cover Benefit Plus Syariah 61

Polis asuransi tambahan yang terakhir adalah PRUCrisis Cover Benefit Plus Syariah 61. Sebenarnya, PRUCrisis Cover Benefit Plus Syariah 61 dan PRUCrisis Cover Benefit Plus 61 hampir sama dalam manfaat perlindungan yang diberikan. 

Hanya saja untuk merasakan manfaatnya, kamu harus memiliki polis asuransi dasar PRUlink Syariah Generasi Baru.

Faktor yang memengaruhi premi asuransi penyakit kritis

Untuk memiliki polis asuransi penyakit kritis dibutuhkan biaya premi yang cukup mahal. Hal ini wajar saja lantaran bila kamu tidak memiliki polis asuransi justru biaya pengobatan penyakit kritis bisa lebih mahal dibandingkan tahun ini.

Walaupun begitu, ada beberapa faktor yang mempengaruhi besaran premi asuransi penyakit kritis, di antaranya sebagai berikut.

Besaran nilai santunan yang dipilih

Dengan nilai santunan yang tinggi maka kamu akan merasa sedikit lega untuk biaya pengobatan penyakit kritis. 

Akan tetapi, semakin besar nilai santunan yang dipilih maka beban premi yang harus dibayar tiap bulannya pun ikut besar juga. Tanyakan pada diri sendiri, apakah kamu sudah mampu dengan beban premi bulanan tersebut.

Usia tertanggung saat membeli premi asuransi

Sudah menjadi rahasia umum bahwa semakin dewasa usia tertanggung maka semakin besar biaya premi bulanan yang dibebankan.

Lain halnya bila kamu membeli polis asuransi di saat usia masih sangat muda. Hal tersebut wajar saja karena semakin tua seseorang maka risiko mengidap penyakit kritis juga semakin besar.

Sebesar apa manfaat perlindungan yang dipilih

Selain nilai santunan dan usia tertanggung, rupanya banyak-sedikitnya manfaat perlindungan yang kamu pilih juga mempengaruhi besaran biaya premi asuransi.

Gaya hidup

Banyak calon nasabah yang belum mengetahui bahwa gaya hidup nasabah atau tertanggung juga bisa mempengaruhi besar-kecilnya biaya premi asuransi per bulan.

 Misalnya saja bila tertanggung memiliki kebiasaan merokok, maka risiko terkena penyakit kritis tentu lebih besar. Maka tak heran bila tertanggung yang memiliki gaya hidup tidak sehat akan dibebankan biaya premi asuransi yang cukup mahal.

Cara klaim sakit kritis di Prudential 

Setelah mengetahui penyakit yang tidak ditanggung asuransi Prudential dan jenis penyakit yang ditanggung Prudential, menentukan produk asuransi penyakit kritis mana yang memang dibutuhkan. Maka kamu perlu juga mengetahui bagaimana cara mengklaim polis asuransi ini.

Mengingat polis asuransi penyakit kritis ini bersifat tambahan. Berikut ini cara klaim polis asuransi penyakit kritis di Prudential, di antaranya sebagai berikut:

  1. Apabila pengajuan klaim yang akan dilakukan berdampak berakhirnya polis asuransi, maka kamu harus menyertakan pula polis yang asli.
  2. Mengisi formulir klaim asuransi kondisi dan penyakit kritis.
  3. Melampirkan surat keterangan dokter perihal kondisi kritis dari tertanggung, baik pasien dewasa maupun anak.
  4. Rekam medis tertanggung.
  5. Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan medis.
  6. Fotokopi identitas diri.
  7. Melampirkan dokumen pendukung lain yang diperlukan.

Penting untuk memiliki polis asuransi kesehatan tambahan sebagai pendukung polis asuransi dasar. Sebab, polis asuransi dasar hanya mengcover rawat inap dan rawat jalan, dan beberapa tindakan pembedahan.

Sedangkan ada banyak gangguan kesehatan dan kondisi kritis yang membutuhkan biaya besar untuk mengobati dan merawatnya.

Inflasi yang terjadi tiap tahun turun memperparah biaya pengobatan dan perawatan penyakit kritis tersebut sehingga dirasa perlu untuk memiliki asuransi kesehatan tambahan khususnya kondisi dan penyakit kritis ini.

Namun, karena sifatnya tambahan sehingga kamu perlu memiliki polis asuransi dasar. Hal tersebut tentu membuat biaya premi bulanan asuransi cukup mahal.

Untuk menyiasatinya adalah sebaiknya membeli polis asuransi sejak dini di usia yang masih muda. Apabila membelinya di saat sudah dewasa dan berusia tua maka potensi biaya premi yang mahal sangat tinggi terjadi.

Lindungi keluargamu dengan asuransi kesehatan terbaik 

Seperti yang kita tahu, resiko kesehatan dapat menimpa siapa saja tanpa terkecuali dan terjadi kapan saja tanpa diduga. Untuk memberikan proteksi finansial dari risiko kesehatan, penting untuk kamu memiliki asuransi kesehatan. 

Asuransi kesehatan dapat mengcover biaya pengobatan dan perawatan medis di fasilitas kesehatan jika tertanggung mengalami sakit. Adapun biaya yang dicover oleh perusahaan asuransi meliputi biaya rawat inap, biaya rawat jalan sampai pembedahan. 

Dengan begitu, kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya berobat di rumah sakit yang mahal dan bisa menyimpan uang untuk kebutuhan lainnya. 

Cari tahu di Lifepal daftar asuransi kesehatan terbaik di Indonesia dan bandingkan sendiri pilihan polis dan manfaat pertanggungan yang ditawarkan. Dapatkan diskon hingga 20% dan cashback 10% jika kamu membeli asuransi kesehatan di Lifepal. 

Pertanyaan seputar penyakit yang tidak ditanggung asuransi Prudential    

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.