Setelah lama dipakai, radiator mobil bisa menjadi kotor dan rusak. Untuk membersihkannya, kamu tidak harus membawa mobil ke bengkel. Ada cara membersihkan radiator mobil yang bisa dilakukan di rumah. 

Fungsi radiator mobil salah satunya adalah untuk mendinginkan mesin. Tanpa radiator, mesin mobil rentan menjadi overheat dan rentan terhadap kerusakan. 

Berikut ini ulasan langkah-langkah membersihkan radiator mobil di rumah tanpa ribet serta tips merawatnya. Kamu bisa melakukan kuras radiator mobil dengan bahan-bahan alami yang ditemukan di rumah. Praktis!

Cara membersihkan radiator mobil sendiri di rumah

Jika kamu ingin menghemat biaya perawatan radiator mobil, kamu bisa melakukan upaya pembersihan radiator secara mandiri di rumah. Berikut ini beberapa cara membersihkan air radioator mobil yang bisa dicoba. 

Kamu bisa memanfaatkan cairan pembersih radiator mobil atau pembersih lainnya seperti detergen atau bahan-bahan yang ada di rumah berikut ini.

1. Cara membersihkan radiator mobil dengan deterjen

Pertama-tama, kuras lebih dulu air yang ada pada radiator. Caranya dengan membuka tutup serta keran yang ada di bagian bawah radiator mobil

Setelah semua air terkuras, isi kembali radiator dengan air bersih. Campurkan deterjen ke dalam air tersebut. Jangan lupa untuk tutup kembali keran radiator agar airnya tidak keluar. 

Nyalakan mesin, tunggu sampai termostat terbuka. Kemudian, jika sudah terbuka, buanglah air yang sudah dicampurkan deterjen dari radiator. Lakukan langkah ini secara berulang sampai warna air menjadi jernih. 

2. Membersihkan radiator mobil dengan cuka

Selain dengan deterjen, kamu juga bisa memanfaatkan cuka untuk membersihkan radiator mobil yang sudah kotor. Sama seperti dengan deterjen, pertama-tama kamu harus lebih dulu menguras air pada radiator.

Setelah itu, isi tangki radiator dengan air bersih. Tapi, cukup isi air setengah tangki saja. Setengahnya lagi diisi dengan satu galon cuka putih yang berukuran kurang lebih 4,5 liter. 

Tutup kembali radiator dan nyalakan mesin, lalu tunggu sampai termostat terbuka. Biarkan air cuka di dalam radiator hingga satu malam. Kemudian, air cuka tersebut bisa dikeluarkan kembali. 

3. Cara membersihkan radiator mobil dengan coca-cola

Ada juga cara cuci radiator mobil menggunakan minuman bersoda seperti coca-cola. Membersihkan air radiator dengan coca cola dinilai cukup efektif karena bisa membersihkan radiator yang sudah berkarat. 

Penggunaan coca-cola bisa dilakukan untuk menguras radiator mobil tanpa bongkar. Cara menghilangkan karat dengan coca cola yakni dengan membuka tutup radiator, menguras air di dalamnya, kemudian mengisi tangki radiator dengan coca-cola.

Nyalakan mesin hingga termostat terbuka, lalu buang kembali air coca-cola yang ada di dalam tangki tersebut setelah selesai dibersihkan. 

4. Cara membersihkan radiator mobil dengan sitrun

Jika ingin cara yang lebih alami, ada juga cara membersihkan kerak radiator mobil dengan menggunakan sitrun. Sitrun sendiri merupakan serbuk asam sitrat yang berasal tanaman atau buah yang sejenis jeruk.

Kamu perlu mencampurkan sitrun dengan sabun pencuci piring ke dalam air. Kemudian, gunakan sikat gigi atau sikat kecil untuk menggosok seluruh bagian radiator dengan campuran tersebut.

Lakukan selama beberapa kali hingga seluruh kerak pada radiator terangkat. Bisa dibilang, pemakaian sitrun dianggap sebagai salah satu cara membersihkan kerak pada radiator mobil yang paling efektif. 

Itu dia cara bersihkan radiator mobil dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah.

Jika radiator mobil kamu tersumbat, kamu juga bisa mengikuti cara membersihkan radiator yang tersumbat, yakni dengan cara menguras air radiator, kemudian bersihkan bagian selang radiator.

Agar aman, pastikan saat membersihkan air radiator yang tersumbat ini mesin dalam kondisi dingin dan tidak panas, ya.

Cara menguras radiator mobil

Saat membersihkan radiator mobil, tentunya kamu harus menguras radiator mobil terlebih dahulu. Jika kamu masih bingung, berikut ini cara menguras atau cuci radiator mobil di rumah.

1. Panaskan mobil

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan memanaskan mobil terlebih dahulu, ya. Kamu bisa memanaskan mesin mobil sekitar 5 menit. Hal ini dilakukan agar tidak ada endapan kotoran di radiator mobil, sehingga proses pengurasan jadi lebih mudah.

2. Matikan mobil dan buka bagian pembuangan air radiator

Langkah selanjutnya adalah membuka bagian pembuangan air radiator ketika mesin mobil sudah dimatikan. Jangan lupa untuk menunggu mesin mobil dingin terlebih dahulu, ya.

Kamu bisa menampung cairan coolant dengan wadah agar tidak mengotori halaman rumah kamu.

3. Masukkan air coolant baru

Setelah terkuras habis dan dipastikan sudah bersih dari kotoran, kamu bisa memasukkan air coolant baru. Pastikan kamu menggunakan air coolant radiator yang memang ditujukan untuk radiator mobil, ya.

Jangan sampai menggunakan air biasa, malah bisa membuat mesin mobil mudah rusak.

4. Hidupkan mesin mobil

Setelah selesai menguras air radiator dan memasukkan cairan coolant baru, kini saatnya kamu menghidupkan mesin mobilmu kembali, ya. Tunggu dan jangan hidupkan AC untuk mengetahui apakah sistem radiator sudah bekerja dengan baik atau belum.

Jika suhu normal yakni ditandai dengan jarum speedometer menunjukkan huruf C atau berada di antara huruf H dan C, maka sistem pendinginan mobil kamu sudah benar dan aman.

Jangan lupa untuk selalu merawat radiator mobil kamu agar awet dan tidak cepat rusak.

Cara membersihkan kisi-kisi radiator mobil

Selain bagian dalam atau tangki radiator, sebenarnya kisi-kisi radiator juga perlu dibersihkan. Hanya saja, cara membersihkannya akan sedikit berbeda. 

Kamu tidak perlu menggunakan cairan pembersih radiator mobil khusus untuk membersihkan kisi-kisi radiator mobil. Untuk melakukannya, cukup gunakan air yang sudah dicampurkan dengan sabun. Lalu, celupkan sikat ke dalam campuran air tersebut.

Gunakan sikat untuk menggosok bagian kisi-kisi radiator sampai bersih. Kamu bisa menggunakan sabun cuci piring maupun deterjen. 

Apakah radiator mobil perlu dibersihkan?

Overheat bisa terjadi apabila radiator mobil sudah lama tidak dibersihkan. Sebaiknya, jangan memutuskan untuk mencuci radiator hanya setelah radiator tersebut mengalami kerusakan dan mesin mobil menjadi overheat

Mesin yang overheat akan berbahaya ketika dipakai untuk berkendara. Oleh sebab itu, kamu dianjurkan untuk selalu membersihkan radiator mobil setidaknya 6 bulan sekali. 

Jika kamu tidak tahu cara membersihkan radiator mobil yang tersumbat secara rutin, maka kamu bisa memutuskan untuk membawa mobil ke bengkel. Bengkel mobil biasanya juga menyediakan jasa pencucian radiator. 

Hanya saja, pembersihan radiator di bengkel biasanya akan melibatkan pembongkaran. Jika tidak ingin membongkar mobil, cobalah untuk mencari tahu cara bersihkan radiator mobil sendiri.

Cara lain untuk merawat radiator

Selain rutin mencuci radiator, sebenarnya masih ada cara lain yang bisa dilakukan untuk merawat radiator mobilmu. Cara-cara ini mungkin sepele, tapi tidak kalah penting dari cara membersihkan radiator mobil tanpa bongkar. 

1. Menggunakan radiator coolant

Radiator coolant adalah cairan yang dirancang untuk menstabilkan temperatur radiator dan mesin mobil. Kamu bisa memakai cairan coolant sebagai pengganti cairan di tangki radiator. 

Cairan coolant biasanya sudah diformulasikan dengan alat pembersih yang bisa mencegah karat serta penumpukan kotoran pada radiator. 

2. Selalu menutup tangki radiator dengan benar

Ketika sudah dibersihkan, pastikan untuk menutup kembali tangki radiator mobil. Jika tidak, cairan di dalam radiator rentan mengalami kebocoran.

Bukan hanya itu, tutup radiator juga berfungsi untuk menahan peningkatan suhu pada radiator, menjaga agar temperatur pada radiator dan mesin mobil tidak overheat

Jika tidak ditutup dengan rapat, radiator tidak akan bisa berfungsi dengan maksimal untuk mencegah mesin mobil menjadi panas. 

3. Memperhatikan volume air radiator

Volume air yang terlalu sedikit pada radiator rentan menyebabkan overheat. Jadi, selalu perhatikan tangki radiator mobil dan pastikan volume airnya memadai. 

Langkah ini sama pentingnya dengan cara membersihkan radiator mobil. Karena, ketika kamu memperhatikan kondisi radiator dengan baik, kamu bisa mencegah radiator dari kerusakan atau kotoran yang lebih parah. 

Perlukah memiliki asuransi mobil? 

Asuransi mobil memiliki peran untuk meringankan finansial kamu dalam merawat kendaraan. Karena, pada dasarnya biaya perawatan kendaraan, khususnya mobil, cenderung mahal.

Tanpa asuransi, satu kali sesi perawatan di bengkel bisa memaksa kamu membayar biaya perawatan yang besar. Sedangkan, jika memiliki asuransi, maka asuransi mobilmu bisa menanggung biaya perawatan tersebut. 

Dengan begitu, kamu tidak akan lagi merasa terbebani dengan besarnya biaya yang perlu dibayarkan untuk memelihara kualitas mobilmu. 

Cek besaran premi asuransi mobil di sini dengan kalkulator premi asuransi mobil, ya. 

Tips dari Lifepal! Radiator mobil adalah salah satu komponen penting yang berfungsi menjaha suhu mobil stabil dan tidak overheat. Jika tidak dirawat akan berpengaruh pada komponen-komponen yang lain bahkan bisa membuat mesin mobil jadi rusak.

Oleh sebab itu sebaiknya bersihkan radiator secara rutin. Kamu bisa kok membersihkannya sendiri dengan bahan-bahan rumahan yang sudah disebutkan di atas.

Agar beban finansialmu tidak terlalu berat, jangan lupa proteksi dengan asuransi mobil, ya! Temukan rekomendasi asuransi mobil terbaik dengan bertanya pada ahlinya di Tanya Lifepal!

Pertanyaan seputar cara membersihkan radiator mobil?

Artikel ini bersumber dari lifepal.co.id.