2 menit

Pemerintah berencana membangun rusun pekerja IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara. Pembangunan itu dikabarkan menelan anggaran sebanyak Rp600 miliar.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan telah menyiapkan sebanyak 22 tower rumah susun (Rusun) untuk para pekerja konstruksi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Gunakan Teknologi Fabrikasi Modular

Alokasikan Rp600 M, Pemerintah Bangun Rusun Pekerja IKN Nusantara

Rusun itu dibangun oleh Kementerian PUPR bersama KSO Wika Gedung dan Adhi Karya dengan masing-masing tower setinggi empat lantai dengan teknologi modular yang dapat menampung sebanyak sekitar 17.000 pekerja konstruksi.

“Kami ingin para pekerja konstruksi di IKN Nusantara bisa bekerja dengan aman sesuai standar dan tinggal di hunian yang layak dan sehat sehingga hasil pembangunan juga berkualitas,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dalam pernyataannya yang dikutip nasional.kontan.co.id, Senin (22/8).

Menurut Iwan, penggunaan tekologi fabrikasi hunian modular bertujuan agar proses pembangunan Rusun bisa berjalan dengan cepat dan memiliki ukuran yang tepat.

Harus Dikerjakan dengan Cepat

Iwan menerangkan, pembangunan konstruksi ini harus dilaksanakan secara cepat karena sekitar akhir tahun pekerjaan konstuksi di IKN Nusantara mulai berjalan di lapangan.

Saat ini, tambah Iwan, terdapat dua tugas pembangunan hunian di IKN Nusantara, yakni pembangunan hunian pekerja konstruksi tahap 1 sebanyak 22 tower dan rumah dinas untuk para menteri sebanyak 36 unit.

Untuk Rusun pekerja konstruksi diperkirakan dapat selesai dibangun dengan target waktu pembangunan sekitar tiga bulan.

“Rusun yang kami bangun untuk pekerja sebanyak 22 tower masing-masing empat lantai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, antara lain hunian lengkap dengan meubelair, kesehatan, kantin, toko, tempat ibadah dan building management,

Iwan menambahkan, pihaknya akan mengutamakan pemanfaatan produk dalam negeri dalam pembangunan Rusun pekerja konstruksi ini.

Menampung Ribuan Orang

Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Aswin Grandiarto Sukahar menambahkan, rumah susun tersebut dibangun di atas lahan seluas 19,88 hektare.

Peruntukkannya sendiri untuk para pekerja tenaga ahli dan tenaga terampil.

“Rusun ini dapat menampung sebanyak ribuan pekerja lengkap dengan fasilitas penunjangnya,” tutup Aswin.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya, Property People.

Jangan lupa untuk pantau terus artikel yang tak kalah menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan hunian impianmu dari sekarang.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Kunjungi dari sekarang dan temukan hunian favoritmu, salah satunya Mustika Park Place!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.